Empat muslim peraih Nobel

Jumat, 11 Oktober 2013 09:03 Reporter : Pandasurya Wijaya
Empat muslim peraih Nobel Shirin Ebadi. ©foreignpolicy.com

Merdeka.com - Setiap tahun pada bulan Oktober Komite Nobel mengumumkan nama-nama tokoh peraih penghargaan bergengsi Nobel yang mencakup bidang Fisika, Kimia, Fisiologi atau Kedokteran, Sastra, Ekonomi, dan Perdamaian.

Nama penghargaan Nobel sendiri diambil dari Alfred Bernhard Nobel, ilmuwan Swedia penemu dinamit.

Saat ini ada sekitar 1,6 miliar umat Islam di seluruh dunia hingga tahun lalu ada dua muslim yang meraih Sastra, satu orang meraih Nobel Kimia, satu mendapat Nobel Fisika, enam mendapat Nobel Perdamaian. Hingga 2012 total muslim yang menerima Nobel ada sepuluh orang.

Berikut ini merdeka.com menyajikan lima dari sepuluh nama muslim tersohor yang pernah meraih penghargaan Nobel.

1 dari 4 halaman

Anwar Sadat (1918-1981)

Presiden Mesir ini mendapatkan Nobel Perdamaian pada 1978 bersama Perdana Menteri Israel ketika itu Menachem Begin.

Sadat dengan demikian menjadi muslim pertama meraih Nobel kala itu. Dia mendapat Nobel Perdamaian atas upayanya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. Kesepakatan damai antara Israel dan Mesir ditandatangani pada 17 September 1978 di Camp David.

?

2 dari 4 halaman

Shirin Ebadi (lahir 1947)

Nama Shirin Ebadi semakin dikenal masyarakat dunia setelah dia mendapat Nobel Perdamaian pada 2003.

Wanita asal Iran ini dianugerahi penghargaan itu atas jasa-jasanya memperjuangkan hak-hak kaum perempuan dan anak-anak.

Dia sekaligus menjadi orang Iran pertama dan muslimah pertama yang memenangkan penghargaan Nobel.

3 dari 4 halaman

Muhammad Yunus (lahir 1940)

Pria asal Bangladesh kelahiran 28 Juni ini menjadi orang Bangladesh pertama menerima hadiah Nobel pada 2006.

Dia mendapat hadiah Nobel bersama Bank Grameen yang didirikannya untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi dan sosial rakyat di negerinya. Yunus telah banyak membantu usaha mikro, kecil, dan menengah bagi warga Bangladesh untuk bisa bertahan hidup.

4 dari 4 halaman

Naguib Mahfouz (1911-2006)

Namanya selalu diingat rakyat Mesir sebagai sastrawan paling terkemuka karena mendapat Nobel Sastra pada 1988.

Komite Nobel menghargai karya-karya novel dan cerita pendeknya yang memotret realitas keseharian masyarakat Mesir dan bangsa Arab pada umumnya.

Dia tercatat menjadi muslim pertama yang meraih Nobel Sastra.

 

Baca juga:
Siapa pemenang Nobel Perdamaian tahun ini?
Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) raih Nobel Perdamaian
Pemberian Nobel Perdamaian untuk OPCW dianggap hadiah buat Assad
Mengapa orang Yahudi banyak meraih hadiah Nobel?
Partikel Tuhan menangkan Nobel Fisika
Sastrawan Kanada Alice Munro raih Nobel Sastra tahun ini
Pemenang Nobel Perdamaian sejajarkan Mursi dengan Mandela

[fas]
Topik berita Terkait:
  1. Nobel
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini