Lewat Film Propaganda, China Gambarkan Etnis Uighur yang Riang Gembira

Kamis, 8 April 2021 07:59 Reporter : Hari Ariyanti
Lewat Film Propaganda, China Gambarkan Etnis Uighur yang Riang Gembira

Buku teks subversif?

Pekan lalu, pemerintah melontarkan klaim telah mengungkap rencana intelektual Uighur untuk menyebarkan kebencian etnis. Media pemerintah, CGTN, merilis sebuah film dokumenter pada Jumat yang menuduh para intelektual tersebut menulis buku teks yang penuh dengan “darah, kekerasan, terorisme dan separatisme.”

Buku-buku tersebut diizinkan penggunaannya di sekolah dasar dan menengah di Xinjiang selama lebih dari satu dekade. Kemudian pada 2016, sesaat sebelum penindasan dimulai, tiba-tiba buku-buku tersebut dianggap subversif.

Film dokumenter itu menuduh para intelektual telah mendistorsi fakta sejarah, mengutip, misalnya, dimasukkannya foto sejarah Ehmetjan Qasim, seorang pemimpin negara merdeka berusia pendek di Xinjiang pada akhir 1940-an.

“Itu tidak masuk akal,” kata Kamalturk Yalqun, yang ayahnya, Yalqun Rozi, seorang sarjana Uighur terkemuka, dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada tahun 2018 karena percobaan subversi atas keterlibatannya dengan buku teks itu.

Dia mengatakan foto ayahnya yang ditampilkan dalam film tersebut adalah pertama kali dia melihat ayahnya dalam lima tahun terakhir.

“China hanya mencoba memikirkan cara apa pun yang dapat mereka pikirkan untuk merendahkan orang Uighur dan membuat buku teks ini terlihat seperti bahan berbahaya,” jelasnya melalui telepon dari Boston.

“Ayah saya bukanlah seorang ekstremis tetapi hanya seorang sarjana yang mencoba melakukan tugasnya dengan baik.” [pan]

Baca juga:
China Klaim Berhasil Angkat Jutaan Warga Etnis Minoritas dari Kemiskinan
China Gencarkan Penggunaan Bahasa Mandarin di Sekolah-Sekolah di Xinjiang
Ribuan Anak Terpisah dari Orang Tua karena Penindasan China Terhadap Muslim Xinjiang
China Akan Terima Kunjungan PBB ke Xinjiang, Tapi Tolak Penyelidikan
Aksi Solidaritas untuk Muslim Uighur di Kedubes China

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini