Lelaki paruh baya di China punya rahim dan indung telur

Sabtu, 26 Juli 2014 11:04 Reporter : Ardini Maharani
Lelaki paruh baya di China punya rahim dan indung telur Lelaki China ternyata seorang perempuan. dailymail.co.uk ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang lelaki China datang ke dokter sebab sakit perut luar biasa. Namun hasil pemeriksaan medis mengejutkannya. Dia dinyatakan seorang perempuan.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (26/7), lelaki hanya diketahui bernama Chen ini berasal dari Provinsi Zhejiang. Dia berusia 44 tahun dan telah menikah. Namun dokter mengatakan sebenarnya selama ini dia seorang perempuan. Hasil pemeriksaan memperlihatkan dia memiliki organ reproduksi dalam wanita yakni punya rahim dan indung telur meski juga punya penis.

Namun lelaki itu mengatakan selama ini dia melakukan hubungan seks aktif bersama istrinya dinikahi lebih dari satu dekade. Lebih mengejutkan lagi selama ini dia ternyata tak memiliki kantong sperma.

"Kami mengira awalnya dia lelaki. Namun kami menyadari ada yang berbeda saat dia menunjukkan gejala keletihan dan bengkak di area wajah serta kaki. Ini hanya dialami perempuan," ujar dokter.

Pemeriksaan juga menunjukkan urin yang terkontaminasi darah. Kromosom Chen pun menunjukkan XX yang membuktikan dia perempuan tulen.

Dokter menduga Chen menderita sindrom adrenal hyperplasia, sebuah penyakit genetika yang menyebabkan peningkatan hormon pria. Jenis kasus ini sangat langka dalam dunia medis. Belum diketahui apakah Chen memiliki dua kelamin atau tidak.

Para medis angkat tangan untuk kasus Chen ini lantaran usianya sudah tua. Dokter mengatakan pengobatan hormon hanya bisa efektif pada orang-orang usia muda. [din]

Topik berita Terkait:
  1. China
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini