KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Ledakan di sebuah pabrik di China tewaskan 65 orang

Sabtu, 2 Agustus 2014 14:14 Reporter : Vincent Asido Panggabean
Ledakan di sebuah pabrik di Kota Kunshan, Provinsi Jiangsu, China . asiaone.com

Merdeka.com - Televisi pemerintah China hari ini melaporkan sebuah ledakan di sebuah pabrik di sebelah timur negara itu telah menewaskan 65 orang, sementara lebih dari seratus lainnya terluka dalam apa yang tampaknya menjadi sebuah kecelakaan industri. 

"Ledakan di Kunshan, sebuah kota di Provinsi Jiangsu, sebelah timur China, dekat Shanghai, telah menyebabkan 65 orang tewas," lapor stasiun televisi nasional China Central Television (CCTV), dalam sebuah unggahan di Internet, seperti dilansir situs Asia One, Sabtu (2/8). 

Ledakan itu terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat di sebuah bengkel di pabrik logam, kata media pemerintah itu. Penyebab insiden itu belum dapat diidentifikasi. 

Lebih dari seratus orang terluka ketika sebuah ledakan kuat mengoyak pabrik, kata kantor berita resmi China Xinhua. 

Foto-foto mengerikan diunggah di dunia maya memperlihatkan tubuh hangus didorong di atas tandu, dan orang-orang dengan pakaian terbakar duduk di jalan di luar kompleks pabrik dengan kepulan asap hitam. 

"Suasana kacau, sudah tidak dapat dikenali," ujar seorang saksi di lokasi kejadian menulis di media sosial di China setara Twitter, Sina Weibo. 

Kecelakaan industri terjadi kerap terjadi di China, di mana standar keselamatan terkadang lemah. Sebuah kebakaran di pabrik unggas di sebalah timur laut negara itu telah menewaskan 119 orang pada tahun lalu.

Koran Harian Rakyat melaporkan di Internet bahwa pabrik di Kunshan mempekerjakan 450 staf. Media pemerintah mengatakan ledakan itu terjadi di sebuah  bengkel di dalam pabrik itu. 

Staf medis telah dikirim dari pusat komersial Shanghai untuk mengobati korban luka bakar.

Provinsi Jiangsu terletak di pantai China. Banyak perusahaan lokal dan asing memiliki fasilitas di sana untuk memproduksi barang buat diekspor. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. China
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.