Laporan Rusia: Arafat tidak tewas karena racun polonium

Sabtu, 9 November 2013 14:01 Reporter : Pandasurya Wijaya
Laporan Rusia: Arafat tidak tewas karena racun polonium Yasser Arafat. ©Reuters

Merdeka.com - Penyelidik Palestina kemarin mengutip sebuah laporan dari Rusia yang menyatakan tidak cukup ditemukan bukti untuk menyimpulkan Yasser Arafat meninggal karena diracun bahan radioaktif polonium.

Kantor berita Reuters melaporkan, Sabtu (9/11), temuan itu jauh lebih lemah dari laporan hasil penyelidikan tim ahli medis asal Swiss yang disampaikan Rabu lalu dan diterima janda Arafat, Suha Arafat.

Rakyat Palestina hingga kini masih belum puas terhadap hasil penyelidikan Rusia itu yang tidak menegaskan kematian Arafat oleh racun polonium. Para pejabat Palestina selama ini selalu menuding Israel sebagai dalang kematian Arafat.

"Hasil dari laporan menyeluruh pada polonium-210 dan perkembangan sakitnya Arafat menunjukkan tidak cukup bukti yang mendukung polonium-210 bisa menyebabkan sindrom radiasi hingga bisa menyebabkan tewas," kata Dr. Abdullah Bashir, mengutip kesimpulan dari laporan pihak Rusia.

Namun Bashir mengatakan baik laporan Swiss dan Rusia menyatakan kadar polonium cukup banyak ditemukan pada jenazah Arafat.

[fas]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini