Krisis Covid-19 India Guncang Citra Kekuatan Narendra Modi

Selasa, 4 Mei 2021 03:09 Reporter : Hari Ariyanti

Kampanye tanpa masker

Saat vaksinasi tersendat, Modi mulai melakukan kampanye. Beberapa negara bagian mengadakan pemilihan, dan Modi secara khusus fokus pada West Bengal negara bagian yang dikuasai partai oposisi. Sampai pertengahan April, Modi dan Amit Shah, menteri dalam negeri, berkampanye tanpa henti, menarik ribuan massa, banyak yang tidak mengenakan masker dan berdesakan.

Meskipun pakar kesehatan memperingatkan adanya risiko, Modi, seorang juru kampanye yang energik, tampaknya mendapatkan kekuatan dari aksi unjuk rasa. Dia mengatakan pada pertengahan April, ketika India mencapai 200.000 kasus infeksi harian baru, betapa bahagianya dia "hanya melihat rakyat dan rakyat dan tidak ada yang lain."

Laboratorium di West Bengal sekarang melaporkan tingkat infeksi Covid yang mengejutkan sebesar 50 persen, yang berarti setengah dari orang yang diuji telah terinfeksi. Negara bagian lain yang mengadakan pemilu juga melaporkan lonjakan kasus.

Banyak orang yang menyalahkan pemilu sebagai salah satu pemicu lonjakan kasus. Dalam sidang baru-baru ini, seorang hakim mengatakan kepada pengacara KPU India bahwa "petugas Anda harus didakwa atas tuduhan pembunuhan."

Dalam sidang pengadilan lainnya di Delhi, setelah pengacara yang mewakili pemerintah daerah mengeluh pemerintahan Modi tidak berbuat cukup banyak untuk membantu mengatasi kekurangan oksigen yang akut.

Modi kemungkinan akan mempertahankan kekuasaan, berkat oposisi yang lemah dan kemampuannya untuk menyalakan basis nasionalis Hindu-nya. Bahkan citranya telah berubah; Modi telah kehilangan topi bisbol dan kacamata hitam yang dia kenakan setahun yang lalu dan kini rambut dan janggutnya tumbuh lebih panjang, mengingatkan pada beberapa orang bijak Hindu.

“Dia hanyalah hewan politik yang unik,” kata Milan Vaishnav, direktur program Asia Selatan di Carnegie Endowment for International Peace.

“Dia memiliki karisma, daya pikat, daya tarik, kisah pribadi yang sangat menarik, dan dia memiliki kredibilitas pribadi yang sangat besar dengan pemilih rata-rata.”

Bahkan sekarang, lanjut Vaishnav, "orang-orang menyukai Modi dan mereka akan menemukan cara untuk membenarkannya."

[pan]

Baca Selanjutnya: Kalah dalam pemilu...

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini