Kota di Amerika ini jadi 'zona bebas Donald Trump'

Kamis, 7 September 2017 16:00 Reporter : Pandasurya Wijaya
wali kota chicago rahm emmanuel. ©Independent

Merdeka.com - Wali Kota Chicago, Amerika Serikat, Rahm Emmanuel, menyatakan kota yang dipimpinnya 'zona bebas Trump' setelah presiden AS itu menghentikan program perlindungan bagi anak-anak kaum imigran.

Program perlindungan bagi anak-anak kaum imigran (DACA) pertama kali digagas oleh mantan Presiden Barack Obama. Program ini sudah mencegah sekitar 800 ribu orang dideportasi dari AS.

Pekan ini Trump menyatakan dia menghentikan program itu dan tidak ada lagi permohonan pengajuan yang akan diterima.

Dalam pidatonya kepada para penerima DACA di Sekolah Menengah Atas Solorio Academy, Emmanuel mengatakan anak-anak kaum imigran tidak perlu khawatir atas dihentikannya program itu oleh Trump.

"Kepada semua anak-anak kaum imigran yang ada di ruang ini dan di Kota Chicago, kalian diterima di kota ini. Ini rumah kalian dan kalian tidak perlu khawatir," kata dia, seperti dilansir koran the Independent, Kamis (7/9).

"Chicago, sekolah-sekolah dan di lingkungan, di kota kita ini, seperti yang presiden katakan, akan menjadi zona bebas Trump. Kalian tidak usah khawatir. Saya ingin kalian dan keluarga kalian tahu, saya ingin kalian tetao bersekolah dan kejarlah mimpi kalian," kata dia.

Program DACA yang diumumkan Obama pada 2012 menyatakan imigran yang datang ke AS sebelum usia 16 tahun akan sepenuhnya dilindungi negara dengan syarat penerima program ini tetap tinggal di Amerika dan tidak punya catatan kriminal. [pan]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.