Korut Minta Warga Tetap di Rumah karena Khawatir Badai Debu Bisa Bawa Virus Corona

Kamis, 29 April 2021 14:54 Reporter : Pandasurya Wijaya
Korut Minta Warga Tetap di Rumah karena Khawatir Badai Debu Bisa Bawa Virus Corona badai debu landa china. ©2017 REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Pemerintah Korea Utara memerintahkan warga di Pyongyang tetap berada di rumah sepanjang hari kemarin untuk menghindari munculnya badai debu. Demikian dikabarkan dari berbagai sumber kepada NK News. Perintah ini terkait kekhawatiran munculnya debu kuning dari luar negeri yang bisa membawa virus corona penyebab Covid-19.

Perintah ini disebarkan pada Selasa pagi kepada sejumlah kedutaan dan warga lokal. Ini adalah kali ketiga pemerintah melakukan hal sama sejak menerapkan aturan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19 pada awal 2020.

Stasiun televisi pemerintah KCTV Senin lalu memperingatkan, hampir seluruh wilayah negara itu akan diliputi badai debu kuning dari China, kecuali wilayah sebelah timur laut. Kegiatan di luar rumah juga dilarang sejak tengah malam kemarin hingga pukul 10.00 waktu setempat.

Dilansir dari laman NK News, Kamis (29/4), peringatan itu juga menyatakan warga harus mengabaikan aturan sebelumnya yang mengharuskan mereka tetap membuka jendela rumah di saat badai debu.

KCTV awal bulan ini juga mengumumkan peringatan pemerintah yang meminta pekerjaan konstruksi untuk berhenti sejak 16-17 April di wilayah sebelah selatan yang meliputi Kota Kaesong karena kadar debu kuning cukup tinggi.

Saat ini tidak ada informasi kondisi polusi di Pyongyang yang bisa diakses lewat internet sehingga cukup sulit bagi warga untuk mengetahui kadar debu seperti apa yang terjadi.

Namun di kawasan Dandong China, kadar debu yang terjadi termasuk kategori "tidak sehat bagi sebagian orang", menurut data dari Laboratorium Plume pada Rabu pagi.

Pada Oktober lalu pemerintah Korut memperingatkan warga asing yang berada di Pyongyang untuk mewaspadai masuknya virus lewat badai kuning.

Artikel di harian milik pemerintah, Rodong Sinmun, Oktober lalu menyebut penelitian di berbagai belahan dunia memperlihatkan Covid-19 bisa "menyebar melalui udara" dan karena itu Korea Utara harus mengantisipasi masuknya badai debu kuning dengan serius.

Namun media Korea Selatan mengatakan hampir mustahil badai kuning dari China bisa membawa virus corona masuk ke Korea Utara. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini