Korea Utara Tak Merespons Upaya Komunikasi Pemerintahan Joe Biden

Senin, 15 Maret 2021 17:08 Reporter : Hari Ariyanti
Korea Utara Tak Merespons Upaya Komunikasi Pemerintahan Joe Biden Pesona istri Kim Jong-un setelah setahun menghilang. ©KCNA via REUTERS

Merdeka.com - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah mencoba menghubungi pemerintah Korea Utara sejak Februari, tapi belum mendapatkan respons.

Sejumlah pejabat menyampaikan, Washington telah berusaha menghubungi Pyongyang dengan berbagai cara untuk mencegah eskalasi ketegangan. AS dan Korea Utara masih berselisih terkait nuklir dan program rudal balistik Korea Utara.

Tiga kali pertemuan antara Donald Trump dan Kim Jong Un hanya meraih sedikit keberhasilan. Pembicaraan gagal membujuk Korea Utara untuk menghentikan program senjata nuklirnya – sebuah permintaan utama AS dan kekuatan Barat lainnya.

Media pemerintah Korea Utara belum mengakui Joe Biden sebagai Presiden AS.

Dikutip dari BBC, Senin (15/3), upaya AS untuk berkomunikasi dengan Pyongyang termasuk melalui “Saluran New York” – melalui utusan Korea Utara di PBB.

Seorang pejabat AS kepada Reuters menyampaikan ada berbagai upaya yang dilakukan untuk mendekati Korea Utara, tapi tak ada kontak berarti selama lebih dari 12 bulan, termasuk tahun terakhir pemerintahan Donald Trump.

Presiden Biden telah mengumumkan tinjauan kebijakan terhadap Korea Utara, yang diperkirakan akan diungkapkan pada April.

Biden pernah menyebut Kim Jong Un seorang preman dan menekankan perlunya pelucutan senjata nuklir Korea Utara sebelum sanksi ekonomi berat AS dan PBB dikurangi.

Pemimpin Korea Utara terus menekankan kemampuan militer negaranya, mengklaim pengembangan rudal jarak jauh yang lebih akurat, hulu ledak super besar, satelit mata-mata, dan kapal selam bertenaga nuklir. Pada saat yang sama Korea Utara meminta AS untuk membuang "kebijakan bermusuhannya".

Ambisi nuklir Korea Utara diperkirakan akan dibahas selama kunjungan Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin pekan ini ke Jepang dan Korea Selatan.

Hubungan antara AS dan Korea Utara menurun pada 2017 ketika Korea Utara menguji kemampuan rudal jarak jauhnya yang diklaim bisa mencapai kota-kota di Amerika. Ketegangan mereda ketika Trump ingin mengembangkan hubungan pribadi dengan Kim.

KTT di Singapura dan Vietnam gagal mengatasi perbedaan mengenai pelucutan senjata nuklir dan sanksi. AS menolak tuntutan Korea Utara untuk mencabut sanksi dengan imbalan hanya pengurangan sebagian kemampuan nuklir. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini