KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Korban tewas gedung runtuh di Bangladesh capai 340 orang

Sabtu, 27 April 2013 20:05 Reporter : Pandasurya Wijaya
Bangunan 8 lantai runtuh di Bangladesh. ©AFP PHOTO/Munir Uz Zaman

Merdeka.com - Setelah tiga hari sejak runtuhnya bangunan pabrik garmen di Ibu Kota Dhaka, Bangladesh, polisi hari ini menangkap dua bos dan dua teknisi pabrik itu. Korban tewas hingga kini telah mencapai 340 orang.

Kantor berita Reuters melaporkan, Sabtu (27/4), pemilik gedung delapan tingkat yang telah roboh itu kini masih dalam buron polisi. Sebanyak sembilan ratus lainnya masih dinyatakan hilang.

Polisi menyatakan dua kerabat buron telah ditangkap untuk membuatnya menyerahkan diri. Polisi juga memberitahu bandar udara untuk mencegah buron itu kabur ke luar negeri.

Polisi Dhaka Habibur Rahman mengatakan dua teknisi itu ditangkap di rumah mereka. Keduanya ditangkap dengan tuduhan mengabaikan peringatan polisi yang telah meminta bos pabrik untuk melarang karyawan masuk. Polisi menyampaikan peringatan itu sehari sebelum gedung itu runtuh.

Pemilik dan direktur pelaksana gedung itu menyerahkan diri kepada asosiasi garmen di negeri itu semalam. Mereka kemudian telah diserahkan kepada polisi.

"Semua orang terlibat, termasuk desainer, teknisi, dan pembangun gedung, akan ditangkap," kata staf menteri dalam negeri Shamsul Huq.

Polisi juga menyatakan gedung pabrik bernama Rana Plaza itu dibangun tanpa izin yang benar.

[fas]

Topik berita Terkait:
  1. Kecelakaan

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.