Konflik memburuk, 4 pemuda Palestina ditembak mati tentara Israel

Minggu, 18 Oktober 2015 12:28 Reporter : Ardyan Mohamad
Konflik memburuk, 4 pemuda Palestina ditembak mati tentara Israel Pria Palestina ditembak mati atas tuduhan hendak menikam tentara Israel. ©2015 REUTERS/Jameel Salhab

Merdeka.com - Otoritas Keamanan Israel memastikan telah menembak mati empat warga Palestina di Tepi Barat kemarin (17/10) dalam insiden yang berbeda-beda. Aparat Zionis mengklaim penembakan ini terpaksa dilakukan para pelaku diduga kuat berusaha melukai personil militer.

Namun, sumber dari warga setempat membantah pernyataan tentara Israel. Keterangan alternatif mengatakan sebagian orang yang disebut 'pelaku' itu ditembak mati tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Stasiun televisi Aljazeera melaporkan, Minggu (18/10), dua lelaki dan seorang perempuan muda asal Palestina ditembak mati atas tuduhan membawa pisau. Salah satu yang paling tragis adalah penembakan remaja lelaki 16 tahun di Yerusalem Timur, hanya karena dia berjalan "secara mencurigakan."

Juru bicara Kepolisian Israel mengatakan saat berusaha ditanyai petugas, pemuda itu menghunus pisau, sehingga terpaksa dilumpuhkan. Keterangan polisi Israel sulit diverifikasi lebih lanjut, karena tak ada saksi mata.

perempuan palestina bentrok dengan polisi israel

Sedangkan satu lainnya yang juga tewas ditembak karena melemparkan batu ke arah rombongan tentara Israel di perbatasan Kota Hebron.

Kekerasan tak kunjung usai selama tiga pekan terakhir di Tepi Barat, dipicu oleh manuver Israel yang memblokade akses warga muslim menuju komplek Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur. warga muslim semakin marah karena belakangan perluasan komplek pemukiman Yahudi justru mencapai wilayah suci bagi tiga agama itu.

Kelompok radikal Yahudi memperpanas situasi, setelah mereka menyerang kelompok pemuda Palestina dengan alasan gerombolan Tepi Barat membakar pemukiman Yahudi di Yerusalem menjelang hari raya keagamaan.

Provokasi juga dilancarkan ratusan pemuda Palestina, yang pada Kamis (16/10) lalu memasuki tempat suci umat Yahudi yakni Makam Nabi Yusuf di Kota Nablus, Tepi Barat, lalu membakar bangunan itu.

militer israel larang warga sipil palestina masuki al aqsa

Imbasnya, dua pekan terakhir, setidaknya 40 warga Palestina tewas ditembak, sedangkan tujuh penduduk Israel mati ditusuk.

Kekerasan ini melebar hingga Jalur Gaza, setelah sayap militer Hamas dua hari lalu menembakkan roket ke wilayah Israel sebagai sikap menolak perluasan pemukiman Yahudi dekat Masjid Al Aqsa. Dikhawatirkan, jika tensi konflik tak menurun, maka bisa terjadi Intifada ketiga, alias perang semesta antara rakyat Palestina melawan tentara Israel. [ard]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini