Komentar Gal Gadot Soal Konflik Palestina-Israel Picu Kecaman di Media Sosial

Kamis, 13 Mei 2021 18:04 Reporter : Pandasurya Wijaya
Komentar Gal Gadot Soal Konflik Palestina-Israel Picu Kecaman di Media Sosial Gal Gadot. ©labwallpaper.com

Merdeka.com - Bintang film Wonder Woman Gal Gadot, aktris kelahiran Israel, kemarin memicu kecaman di media sosial lantaran komentarnya soal konflik Palestina-Israel yang tengah berlangsung.

"Hatiku hancur. Negaraku kini sedang berperang. Israel berhak hidup sebagai negara yang bebas dan aman. Begitu pula tetangga kita," tulis dia di Twitter, seperti dilansir laman the Straits Times, Kamis (13/5).

"Saya mendoakan korban dan keluarga mereka, saya berdoa semoga permusuhan ini segera berakhir, saya berdoa agar para pemimpin kita menemukan solusi agar kita bisa hidup damai berdampinga. Saya berdoa agar kehidupan menjadi lebih baik," lanjut dia.

Namun komentar aktris berusia 36 tahun itu menuai kecaman di media sosial lantaran dia menyebut Palestina sebagai negara "tetangga" dan tidak menyebut nama negara Arab itu dan juga tidak menyinggung banyaknya warga Palestina yang tewas akibat serangan udara Israel.

Sebagian pengguna dunia maya menyebut Gal Gadot sebagai Zionis karena dia pernah menjalani wajib militer selama dua tahun sejak 2005-2007. Sebagian orang juga menyerukan agar dia diganti dalam film Wonder Woman berikutnya.

Pengalaman Gadot yang pernah menjadi anggota militer Israel itu memicu kontroversi ketika film Wonder Woman pertama dirilis pada 2017.

Kala itu Kementerian Ekonomi Libanon melarang peredaran film tersebut karena Libanon bermusuhan dengan Israel.

Ketegangan antara Palestina dan Israel dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh keputusan pengadilan Israel yang mengharuskan warga Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, diusir dari rumah mereka untuk diberikan kepada para pemukim Yahudi. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini