KJRI Peringatkan Nelayan soal Militan Abu Sayyaf Akan Beraksi di Perairan Sabah

Selasa, 3 September 2019 17:18 Reporter : Pandasurya Wijaya
KJRI Peringatkan Nelayan soal Militan Abu Sayyaf Akan Beraksi di Perairan Sabah Kelompok Abu Sayyaf di Filipina selatan. ©philstar.com

Merdeka.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sabah mengabarkan pergerakan kelompok militan Abu Sayyaf di perairan Sabah kepada nelayan dan anak buah kapal yang akan melintasi wilayah itu.

Komando Keamanan Timur Sabah Malaysia (Esscom) kemarin mengatakan pasukannya selalu siap menghadapi dan menangani segala ancaman dari kelompok militan Abu Sayyaf.

Menurut Komandan Esscom hazai Ghazali, sejauh ini belum ada pergerakan militan Abu Sayyaf yang terdeteksi.

"ESSCom akan selalu waspada terhadap segala ancaman dari kelompok teroris Abu Sayyaf terutama dari perairan sebelah timur Sabah," kata dia kepada kantor berita Bernama kemarin, seperti dilansir laman Malaysia Kini, Senin (2/9).

KJRI sebelumnya memperingatkan ada tiga kelompok pergerakan militan Abu Sayyaf yang dilaporkan sudah berada di perairan timur Sabah pada 30 Agustus lalu. KJRI mengirimkan surat peringatan itu kepada nelayan dan anak buah kapal yang akan melintasi perairan Sabah.

Militan Abu Sayyaf dikenal sebagai kelompok bersenjata yang kerap menculik penumpang kapal dan meminta tebusan. Sejumlah WNI dan warga asing juga pernah diculik.

Dalam surat yang beredar viral itu KJRI menyebut beberapa wilayah yang menjadi sasaran Abu Sayyah antara lain Bakongan, Berhala, Sandakan, Mamiang, Tambisan, dan Taganak.

Hazani menuturkan pihaknya sudah mengetahui surat KJRI yang beredar viral itu dan meminta aparat keamanan Filipina melacak pergerakan militan Abu Sayyaf. [pan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini