Kisah Para Putri Bergelimang Harta Tapi Tak Bahagia

Rabu, 12 Desember 2018 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Kisah Para Putri Bergelimang Harta Tapi Tak Bahagia Putri Diana. ©www.ninemsn.com.au

Merdeka.com - Hidup seorang putri biasanya dipenuhi dengan kebahagiaan. Tinggal di dalam istana megah, dilayani pelayan kerajaan, dan hidup bergelimang harta. Tapi itu semua tidak menjamin kebahagiaan.

Tidak semua putri hidup bahagia. Mereka tetap dilanda masalah yang membuat hidupnya menderita. Namun mereka tak ingin kesedihannya diketahui publik. Sebisa mungkin ditutup rapat. Berikut kisah para putri kerajaan yang tak bahagia:

1 dari 4 halaman

Putri mahkota Kekaisaran Jepang, Masako Owada

Masako Owada. ©Kazuhiro Nogi / AFP

Masako Owada ternyata pernah mengalami setres dan depresi. Sang putri, diketahui menderita gangguan depresi selama bertahun-tahun. Tim dokter kerajaan juga mengatakan hal yang sama. Penyakitnya sering dikaitkan dengan depresi atau kecemasan.

Namun kini Masako sudah lebih baik setelah menjalani perawatan yang cukup intensif. "Saya senang karena saya sekarang dapat melakukan lebih banyak tugas resmi daripada sebelumnya, sedikit demi sedikit."

Putri Masako mengenyam pendidikan di Harvard dan Oxford. Dia memiliki karier yang menjanjikan sebagai diplomat sebelum menikah dengan Putra Mahkota Naruhito pada 1993.

Namun, dia telah berjuang untuk mengatasi tantangan hidup di rumah tangga kekaisaran Jepang yang terkenal konservatif. Hal ini, menurut beberapa sumber, membuat sang putri kerap dilanda depresi.

2 dari 4 halaman

Princess of Wales Diana Spencer

Putri Diana. ©www.mirror.co.uk

Putri Diana juga memiliki kehidupan yang cukup menyedihkan. Kabar itu muncul dari rumah tangganya dengan Pangeran Charles. Keduanya sudah dikaruniai dua orang anak, yaitu Pangeran William dan Pangerah Harry.

Namun usia pernikahan Putri Diana dan Pangeran Charles tak bertahan lama. Keduanya bercerai pada 1996. Penyebabnya adalah muncul orang dekat Pangeran Charles, yaitu Camilla.

Dari situlah rasa cemburu Putri Diana muncul. Pangeran Charles berselingkuh dengan Camilla. Pada tanggal 20 Desember 1995, Istana Buckingham secara terbuka mengumumkan bahwa Ratu telah mengirim surat kepada Pangeran dan Putri Wales, menasihati mereka untuk bercerai.

Pangeran Charles setuju dengan perceraian tersebut dalam sebuah pernyataan tertulis segera setelahnya.

3 dari 4 halaman

Putri Stephanie dari Monaco

Putri Stephanie. ©2018 Hello!

Tak seperti putri pada umumnya, Putri Stephanie punya kehidupan yang berbeda. Dia punya perilaku yang cukup aneh, seperti menikahi pria lalu bercerai setelah memiliki anak. Bahkan hal ini ia lakukan sampai lima kali.

Selain itu, muncul desas-desus bahwa ia yang membunuh ibunya. Kabar ini muncul saat terjadi kecelakaan yang yang mengakibatkan kematian ibundanya pada 13 September 1982. Kabar menyebutkan bahwa Stephanie yang mengemudikan mobil itu. Karena luka-luka akibat kecelakaan itu, sehingga ia harus dirawat di rumah sakit, Stéphanie tidak dapat menghadiri pemakaman ibundanya, Putri Grace.

Stephanie sudah lama dijuluki sebagai enfant terrible (anak nakal) di lingkungan kaum bangsawan Eropa.

Pada 1987, ia berfoto sedang bertelanjang dada bersama kekasihnya saat itu, Mario Oliver, seorang pemilik klub malam di Los Angeles. Padahal Oliver sedang dituduh melakukan pemerkosaan mahasiswi berusia 19 tahun dan ia lolos dari jerat hukum karena melakukan tawar-menawar.

4 dari 4 halaman

Putri Arab Saudi Mishaal bint Fahd al Saud

Mishaal bint Fahd al Saud. ©2018 Istimewa

Saat itu Putri Misha’al bint Fahd al Saud sudah dijodohkan dengan sesama ningrat. Calon suaminya adalah sepupunya sendiri.

Namun, saat menempuh studi di Beirut, Lebanon, ia bertemu dan jatuh cinta dengan Khaled, putra seorang diplomat Saudi. Keduanya pun menjalin cinta terlarang.  Hubungan itu terus dijalin bahkan ketika keduanya sudah kembali ke Arab Saudi. Pada 1977, mereka berniat melarikan diri, namun tertangkap.

Hubungan mereka, dan keengganan sang putri menyalahkan kekasihnya itu, bikin marah sang kakek, Muhammad bin Abdul Aziz al Saud, saudara sang raja. Maka, Putri Misha’al yang kala itu berusia 19 tahun dibawa ke sebuah tempat parkir di Jeddah. Ia dieksekusi dengan tembakan di depan kekasihnya. [has]

Baca juga:
Kisah Putri Masako Owada, Calon Permaisuri Jepang Yang Tak Bahagia
Pria ini modifikasi jet pribadi tahun 70-an jadi tempat tinggal
Kartu dan coklat Valentine jadi hadiah terakhir ibu untuk 5 anaknya
Hamparan Daun Kering di Tokyo Jadi Ajang Selfie
Tahun Depan, Jepang Akan Beri Izin Visa Panjang Bagi Para Pekerja Imigran

Topik berita Terkait:
  1. Jepang
  2. Wales
  3. Arab Saudi
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini