Kisah hacker Aljazair rampok USD 100 juta demi membantu Palestina

Sabtu, 4 Juni 2016 07:21 Reporter : Ardyan Mohamad
Kisah hacker Aljazair rampok USD 100 juta demi membantu Palestina Hacker Hamza Bendelladj merampok demi bantu Palestina. ©2016 Merdeka.com/EPA

Merdeka.com - meminta Hamza dan Panin divonis penjara 65 tahun penjara, ditambah denda USD 14 juta. Namun hakim akhirnya mengurangi hukuman bagi kedua peretas itu.

Berdasarkan catatan pengadilan, Hamza tetap mencari uang dari aksinya, walau nyaris semua hasil pembobolan dihibahkan untuk membantu rakyat Palestina. Caranya adalah menjual SpyEye kepada jaringan pencuri siber lainnya di Forum internet Darkode. Virus mereka dihargai hingga USD 10 ribu di pasar gelap.

"Hamza mengkomersialisasikan informasi personal di dunia perbankan melalui virus tersebut. Dia menjual semua info yang dia dapat kepada jaringan kriminal siber," kata Sally Yates, selaku jaksa penuntut.

Tahun lalu sempat muncul kampanye online menuntut Hamza dibebaskan. Bagi para aktivis bawah tanah pro-Palestina sosok peretas itu sangat populer.

Tagar #FreeHamzaBendellaj ataupun #FreePalestine sempat menjadi yang terpopuler di Twitter. Itu bertepatan dengan berembusnya rumor Hamza akan dihukum mati atas aksinya membobol ratusan bank.

Di forum-forum para peretas, Hamza dikenal dengan nama julukan 'BX1'. Sedangkan media massa Aljazair menjulukinya 'sang hacker penuh senyum'. Di negara kelahirannya, Hamza sangat populer karena upayanya membantu perjuangan rakyat Palestina, kendati caranya melalui jalur kriminal.

Seandainya tak menjadi peretas, Hamza sebetulnya bisa hidup nyaman di negaranya. Pemuda dari kelas menengah itu kabarnya sangat pandai serta menguasai lima bahasa.

Hamza sudah mengakui bersalah dan kini menjalani hukumannya di Penjara Negara Bagian Georgia, AS. Virus buatannya, dalam catatan FBI, memicu pembobolan rekening pribadi parah yang merugikan ratusan bank senilai USD 1 miliar. [ard] SEBELUMNYA

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini