Kisah Ang Rita Sherpa, Pemegang Rekor 10 Kali Daki Everest Tanpa Botol Oksigen

Selasa, 22 September 2020 12:19 Reporter : Merdeka
Kisah Ang Rita Sherpa, Pemegang Rekor 10 Kali Daki Everest Tanpa Botol Oksigen

Dia juga mencapai pendakian musim dingin pertama di gunung setinggi 8,848m (29,028 kaki) itu tanpa oksigen tambahan pada tahun 1987. Keahliannya memanjat membuatnya mendapat julukan Snow Leopard atau Si Macan Tutul Salju.

“Dia aktif seperti macan tutul salju di pegunungan dan itu unik, itulah mengapa persaudaraan pendaki gunung memutuskan untuk memberinya gelar (Macan Tutul Salju) sebagai suatu kehormatan,” jelas Ang Teshring Sherpa, pendaki gunung veteran Nepal dan mantan presiden Asosiasi Pendaki Gunung Nepal (NMA).

Para pendaki gunung mengatakan Ang Rita adalah inspirasi bagi mereka dan kursus pelatihan pendakian Nepal juga diambil dari pengalaman dan keterampilannya.

“Wisata gunung kami berhutang banyak padanya,” ujar Santa Bir Lama, presiden NMA saat ini.

Departemen pariwisata Nepal mengatakan kontribusinya pada pendakian gunung akan selalu dikenang.

Jasadnya kini telah dipindahkan ke sebuah biara di Kathmandu dan akan dikremasi pada akhir pekan ini.

Komunitas Sherpa adalah kelompok etnis yang berasal dari wilayah Himalaya, tetapi bagi banyak orang di luar Nepal, kata “Sherpa” menjadi sinonim dengan mereka yang bekerja sebagai pemandu gunung.

Reporter Magang: Galya Nge [pan]

Baca juga:
Pemerintah Nepal Tutup Pendakian Gunung Everest Terkait Corona
Kisah Para Pendaki yang Berkecil Hati di Puncak Tertinggi
Cerita Akhir Pekan: 6 Puncak Gunung Tertinggi di Dunia dan Indonesia yang Memukau
Dua Janda Siap Taklukan Everest Demi Mendiang Suami
Pecahkan rekor, pria ini mendaki Everest hingga 22 kali
Walaupun kedua kakinya diamputasi, pria gigih ini berhasil taklukkan Mount Everest

Halaman

Show All
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini