Kim Jong-un terima undangan Trump ke AS usai KTT

Rabu, 13 Juni 2018 09:56 Reporter : Ira Astiana
Kim Jong-un bersalaman dengan Trump. ©2018 Merdeka.com/REUTERS

Merdeka.com - Korea Utara menyambut baik KTT yang berlangsung kemarin di Singapura antara pemimpinnya Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Negara tersebut menyebut bahwa pertemuan bersejarah itu adalah tanda berakhirnya permusuhan AS dan Korut selama ini.

Kedua pemimpin negara dipertemukan di Hotel Capella, Pulau Sentosa untuk membahas beberapa kesepakatan termasuk penyelesaian denuklirisasi Korut. Di hadapan media, keduanya tampak menebar senyum dan berjabat tangan dengan ramah.

Pertemuan ini terbilang berhasil, mengingat ketegangan antara kedua negara yang menguat sebelumnya. Bahkan, undangan Trump kepada Kim untuk mengunjungi AS pun disambut positif oleh pemimpin negara Korut.

"Kim Jong-un mengundang Trump untuk mengunjungi Pyongyang jika waktunya sudah tepat, dan Trump pun menyampaikan undangan serupa agar Kim berkunjung ke AS," demikian dilaporkan media pemerintah Korut, KCNA, dikutip dari the Guardian, Rabu (13/6).

"Dua pemimpin tersebut dengan senang hati menerima undangan satu sama lain. Keduanya yakin bahwa kunjungan tersebut akan bermanfaat dan memberikan kesempatan lain untuk meningkatkan hubungan Korut dan AS," tambah pernyataan itu.

Sebagaimana diketahui, dari hasil pertemuan keduanya, telah terbit empat poin kesepakatan yang ditandatangani oleh kedua pemimpin. Kesepakatan tersebut antara lain:

1. Amerika Serikat dan Korea Utara berkomitmen menjalin hubungan sesuai dengan keinginan rakyat di kedua negara demi perdamaian dan kesejahteraan.

2. Kedua negara akan bersama-sama membangun perdamaian abadi di Semenanjung Korea

3. Menegaskan kembali Deklarasi Panmunjom 27 April 2018, Korea Utara berkomitmen merampungkan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

4. AS dan Korea Utara berkomitmen mengembalikan sisa-sisa tahanan perang, termasuk langkah segera untuk memulangkan tahanan yang sudah diidentifikasi.

Dokumen itu juga menyatakan proses perundingan yang dipimpin Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan pejabat tinggi Korut akan dilaksanakan dalam waktu segera untuk mewujudkan hasil pertemuan di Singapura. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini