KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Kemlu temukan kapal 10 WNI sandera Abu Sayyaf dalam kondisi utuh

Selasa, 5 April 2016 12:29 Reporter : Muhammad Radityo
Kapal Brahma 12 yang dirompak Abu Sayyaf. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapal Tongkang Anand 12 yang membawa 10 ABK warga negara Indonesia yang disandera militan Abu Sayyaf diketahui telah ditemukan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kapal itu ditemukan kemarin di perairan Lahat Datu negara bagian Sabah Malaysia.

"Kapal Tongkang Anand 12 kemarin ditemukan di perairan Lahat Datu negara bagian Sabah Malaysia," kata Menlu Retno dalam konfrensi pers di kantornya, Selasa (5/4).

Kapal diketahui telah diamankan oleh Agensi Penguat Kekuasaan Maritim Malaysia untuk dilakukan uji forensik.

"Kapal telah ditarik ke pelabuhan Fordesko Lahat Datu, uji forensik akan memakan waktu sekitar 7 sampai 10 hari," terang Menlu.

Mengingat lokasi terjadinya perompakan dan penyanderaan berdekatan dengan wilayah Malaysia, maka Menlu Retno juga membuka komuniaksi dengan Menlu Malaysia yang terjadi pada tanggal 31 maret 2016 kemarin. Menlu Retno meminta kerjasama dengn pihak terkait bila sewaktu-waktu diperlukan.

"Pemerintah Malaysia juga menyatakan kesiapan untuk bekerjasanma jika ada perubahan situasi yang memerlukan kerjasama mereka. Komunkasi saya dengan Menlu malaysia terbukti sangat berguna dalam menindaklanjuti ditemukannya kapal tongkang anand 12," jelasnya.

Diketahui, menurut informasi sementara, isi kapal yang bermuatan 7000 ton batu bara tersebut ditegaskan Menlu Retno dalam kondisi utuh. [ard]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.