Kemlu Ikut Berduka atas Gugurnya Tentara Filipina Saat Selamatkan WNI dari Abu Sayyaf

Senin, 23 Desember 2019 15:10 Reporter : Pandasurya Wijaya
Kemlu Ikut Berduka atas Gugurnya Tentara Filipina Saat Selamatkan WNI dari Abu Sayyaf Menlu Retno Marsudi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam pernyataannya menyampaikan duka cita atas gugurnya seorang tentara Filipina saat operasi penyelamatan tiga nelayan WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf Minggu kemarin.

"Setelah 90 hari dalam tawanan, akhirnya dua WNI berhasil dibebaskan dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf. Satu WNI hingga kini masih terus diupayakan pembebasannya," kata pernyataan Kemlu seperti dirilis dalam laman Kemlu.go.id, Minggu (22/12).

Kedua nelayan yang dibebaskan itu adalah Maharudin Lunani dan Samion Bin Maniue. Mereka diculik dengan rekannya bernama Muhammas Farhan di Lahad Datu, Malaysia September lalu.

Militer Filipina mengatakan dua nelayan asal Indonesia yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf berhasil dibebaskan Minggu pagi kemarin di Sulu, Filipina Selatan. Dalam operasi penyelamatan itu seorang militan Abu Sayyaf dan satu tentara Filipina tewas.

"Ketika terjadi kontak senjata, kedua korban sandera itu bergegas melarikan diri menjauh dari para penculik dan kami berhasil menyelamatkan mereka," ujar Letnan Jenderal Cirilito Sobejana dari Komando Angkatan Darat Mindanao Barat Filipina, seperti dikutip dari lamanABS CBN, Senin (23/12).

Baca Selanjutnya: Dua Nelayan WNI akan Menjalani...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini