Kebocoran Gas di Tambang Batu Bara Siberia, 52 Orang Tewas

Jumat, 26 November 2021 11:17 Reporter : Pandasurya Wijaya
Kebocoran Gas di Tambang Batu Bara Siberia, 52 Orang Tewas kebocoran gas di tambang batu bara siberia. ©Reuters

Merdeka.com - Insiden kebocoran gas di sebuah tambang batu bara Siberia, Rusia, menewaskan sedikitnya 52 orang kemarin. Korban tewas termasuk enam anggota tim penyelamat yang dikerahkan untuk turun ke dalam tambang guna menolong para penambang. Peristiwa ini adalah kecelakaan tambang terburuk di Rusia dalam lebih dari 10 tahun.

Laman France24 melaporkan, Jumat (26/11), Komite Penyelidikan Daerah mengatakan tiga orang, termasuk direktur Pertambangan Listvyazhnaya dan wakilnya sudah ditangkap atas dugaan pelanggaran aturan keamanan di kawasan pertambangan.

Laporan menyebutkan para penambang kesulitan bernapas ketika sebuah lubang ventilasi dipenuhi gas. Stasiun televisi pemerintah mengatakan menurut jaksa telah terjadi ledakan metan di dalam tambang itu.

Korban tewas termasuk 11 penambang yang sudah dipastikan tewas, 35 lagi hilang, dan enam petugas penyelamat.

Puluhan lainnya dirawat di rumah sakit akibat mengirup asap dan empat lainnya dalam kondisi kritis.

Kawasan tambang batu bara Kemerovo berjarak sekitar 3.500 kilometer sebelah timur Moskow kerap mengalami kecelakaan.

Pihak pemilik perusahaan tambang hingga kini belum berkomentar.

Sekitar 285 orang berada di dalam pertambangan ketika asap menyebar melalui lubang ventilasi, kata Kementerian Darurat Bencana. Pihak berwenang mengatakan 239 orang berhasil selamat ke permukaan.

Kemerovo mengumumkan tiga hari berkabung.

Pada 2007 di wilayah Kemerovo terjadi kecelakaan tambang terparah sejak runtuhnya Uni Sovyet, yaitu terjadi ledakan di tambang Ulyanovskaya yang menewaskan lebih dari 100 orang. Pada 2010 ledakan di tambang Raspadskaya menewaskan 90 orang. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Rusia
  3. Tambang
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini