Kasus Penembakan Breonna Taylor, Keluarga Dapat Ganti Rugi Rp178 Miliar

Rabu, 16 September 2020 16:05 Reporter : Iqbal Fadil
Kasus Penembakan Breonna Taylor, Keluarga Dapat Ganti Rugi Rp178 Miliar Mural Breonna Taylor. ©AP/Julio Cortez

Merdeka.com - Keluarga Breonna Taylor, seorang wanita kulit hitam berusia 26 tahun yang ditembak dan dibunuh oleh polisi di apartemennya di Louisville, Kentucky, Amerika Serikat pada Maret lalu mendapatkan ganti rugi dari pemerintah kota Louisville. Dalam kesepakatan itu, Wali Kota Greg Fischer menyatakan akan melaksanakan reformasi kepolisian.

Kasus penembakan Breonna telah menjadi salah satu isu yang diangkat dalam berbagai demonstrasi nasional menentang rasisme dan kebrutalan polisi seperti yang dialami George Floyd.

Dikutip dari Yahoo News, Rabu (16/9), gugatan itu sebelumnya diajukan oleh ibu Breonna, Tamika Palmer pada bulan April lalu atas dugaan penyiksaan, kelalaian dan kekerasan berlebihan dalam penembakan 13 Maret tengah malam oleh petugas polisi yang mengeluarkan surat perintah penggeledahan dalam kasus narkotika.

Penyelesaian tersebut, menurut Fischer, merupakan kesepakatan kedua belah pihak namun bukan berarti pemerintah kota telah melakukan kesalahan.

"Saya tidak dapat membayangkan rasa sakit Nyonya Palmer. Dan saya sangat, sangat menyesal atas kematian Breonna," kata Fischer.

Dia menjelaskan, kesepakatan itu diambil karena pemerintah kota ingin segera menyelesaikan kasus itu dan melakukan perbaikan termasuk reformasi kepolisian yang diperlukan untuk mencegah tragedi seperti ini terjadi lagi.

Fischer menyebut, pihaknya masih menunggu keputusan dari jaksa negara bagian Daniel Cameron apakah tuntutan akan diajukan dalam kasus ini atau tidak

Pengacara keluarga Taylor memuji penyelesaian tersebut, dengan pengacara hak sipil Benjamin Crump mengatakan dia yakin itu adalah jumlah terbesar yang pernah dibayarkan untuk seorang wanita kulit hitam dalam kasus kematian tidak wajar yang melibatkan polisi.

Namun pengacara juga mengatakan lebih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai keadilan bagi Taylor, khususnya tuntutan pidana untuk setidaknya tiga petugas yang terlibat dalam penembakan itu. Crump mengatakan, tuduhan pembunuhan tingkat dua, minimal, harus diajukan.

"Kami menginginkan keadilan penuh, bukan keadilan parsial," tegasnya.

Sementara ibunda Breonna, Tamika Palmer mengatakan ganti rugi itu hanya langkah awal untuk mendapatkan keadilan bagi putrinya.

"Sudah waktunya untuk melanjutkan tuntutan pidana, karena dia (Breonna) pantas mendapatkan itu dan banyak lagi. Semangat dan kepribadiannya yang indah bekerja melalui kita semua di lapangan. Jadi tolong terus sebutkan namanya. Breonna Taylor."

Baca Selanjutnya: Ditembak Saat Tidur...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini