Kartu Pos Ini Jadi Petunjuk Lokasi Terakhir Van Gogh Melukis Sebelum Tewas Bunuh Diri

Jumat, 31 Juli 2020 08:04 Reporter : Iqbal Fadil
Kartu Pos Ini Jadi Petunjuk Lokasi Terakhir Van Gogh Melukis Sebelum Tewas Bunuh Diri Lukisan 'Tree Roots' karya Vincent van Gogh. ©Van Gogh Museum

Merdeka.com - Sebuah kartu pos menjadi petunjuk bagi keluarga maestro pelukis Vincent van Gogh di mana dia melukis terakhir kalinya. Lukisan berjudul 'Tree Roots' menjadi lukisan terakhir van Gogh sebelum dia ditemukan tewas bunuh diri.

Seperti dilansir The Telegraph, seorang ahli seni telah menunjuk tempat yang tepat di mana Vincent van Gogh melukis hanya beberapa jam sebelum dia menembak dirinya sendiri.
Pejabat museum mengumumkan pada hari Selasa lalu di sebuah upacara memperingati ulang tahun ke-130 bunuh dirinya.

Lukisan Tree Roots, diidentifikasi sebagai karya terakhir pelukis aliran post-impressionist asal Belanda itu beberapa tahun yang lalu. Sebuah kartu pos menjadi petunjuk menemukan lokasi yang digambarkan di Auvers-sur-Oise, sebuah desa di utara Paris.

Willem van Gogh, cicit dari saudara seniman Theo, dan Emilie Gordenker, direktur Museum Van Gogh di Amsterdam, meluncurkan sebuah plakat di tempat itu, yang akan segera dibuka untuk umum.

Hanya beberapa langkah dari Auberge Ravoux, bekas penginapan tempat Van Gogh menghabiskan 70 hari terakhirnya sebelum meninggal di kamar Garret pada 29 Juli 1890.

Wouter Van der Veen, direktur ilmiah Institut Vincent Van Gogh di Auvers-sur-Oise, mengatakan ia menemukan lokasi itu ketika menghabiskan waktu akibat lockdown pandemi corona.

"Saya terjebak di rumah, seperti orang lain, dan saya mulai membereskan barang-barang saya," katanya.

"Beberapa tahun yang lalu saya telah mendigitalkan beberapa kartu pos tua yang berasal antara tahun 1900 dan 1910 milik seorang wanita tua di Auvers. Saya punya satu di layar saya menunjukkan pengendara sepeda berhenti di samping jalan, yang sekarang disebut Rue Daubigny. Mata saya tertarik ke latar depan, yang menunjukkan pohon dengan akarnya. Tiba-tiba saya menyadari saya sudah melihat gambar ini."

1 dari 1 halaman

lukisan 039tree roots039 karya vincent van gogh

©Van Gogh Museum

Van der Veen menuturkan, menghabiskan dua hari membandingkan foto kartu pos dengan lukisan itu. "Semakin aku melihat, semakin aku melihat bahwa gambar-gambarnya cocok."

Sementara itu, Dominique-Charles Janssens, kepala Institut Vincent Van Gogh, mengatakan "Saya tahu tempatnya, 150 meter (164 yard) dari Auberge. Hebatnya, hampir tidak ada yang berubah sejak foto kartu pos diambil. Yang harus kami lakukan adalah sedikit menggali untuk mengungkap akar pohon dan kami menyadari Wouter benar."

Van der Veen yakin Van Gogh menyelesaikan lukisan pada 27 Juli sebelum menembak dirinya malam itu di samping ladang gandum di pinggir desa. Dia kemudian dianggap telah kembali ke losmen, di mana dia meninggal karena lukanya dua hari kemudian.

Beberapa peneliti secara kontroversial menyatakan bahwa kematian itu bukan bunuh diri, tetapi pembunuhan atau kecelakaan tragis, klaim yang diragukan oleh Van der Veen.

Sebuah film tahun 2018, At Eternity's Gate, mendramatisasi teori bahwa tembakan fatal itu secara tidak sengaja ditembakkan oleh dua remaja yang bermain dengan senapan berburu.

Auberge Ravoux sekarang menjadi restoran, di mana pengunjung diizinkan untuk melihat kamar tidur Van Gogh, dengan perabotan antik seperti saat ia tinggal di sana.

[bal]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Vincent Van Gogh
  3. Ragam Konten
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini