Kanada akan Kirim Pesawat Pengebom Air & Uang USD 15 Juta buat Atasi Kebakaran Amazon

Rabu, 28 Agustus 2019 11:31 Reporter : Merdeka
Kanada akan Kirim Pesawat Pengebom Air & Uang USD 15 Juta buat Atasi Kebakaran Amazon PM Kanada kayuh kano. ©2017 REUTERS/Mark Blinch

Merdeka.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjanji memberi dukungan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan hujan Amazon yang sudah berlangsung lebih dari tiga pekan.

"Orang-orang di seluruh dunia terkejut dan sedih melihat Amazon dilalap api," katanya pada konferensi pers pada saat KTT G7 di Prancis, kemarin.

Pemimpin Kanada itu mengatakan telah menawarkan untuk mengirim pesawat pengebom air dan USD 15 juta untuk membantu daerah yang kena dampak dari kebakaran.

Trudeau juga menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland telah menghubungi rekan-rekannya di Brasil dan Bolivia untuk menawarkan bantuan, seperti dikutip dari CNN, Rabu (28/8).

"Kita bisa berpura-pura bahwa situasi di Amazon hanyalah bagian dari siklus alami tetapi bukan itu yang terjadi di sini," kata Trudeau.

"Dampak dari kegiatan manusia, cuaca ekstrem di lingkungan kita, di komunitas kita, dan dunia akan terus naik kecuali kita mengambil tindakan tegas."

Para pemimpin negara G7 telah memberikan tekanan lebih kepada pemerintah Brasil untuk mengatasi kebakaran.

Negara G7 termasuk Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat mengatakan mereka akan memblokir perjanjian perdagangan antara Uni Eropa dan memblokir ekonomi dan politik Brasil kecuali Brasil segera mengambil tindakan.

Para pemimpin politik dan masyarakat sipil lainnya serta selebritas di seluruh dunia turut menyerukan keprihatinan diakhir penghancuran hutan.

Amazon yang sering disebut "paru-paru dunia", terbakar pada tingkat mengkhawatirkan, berada pada tingkat tertinggi sejak 2013. Menurut Institut Nasional Penelitian Antariksa Brasil, kawasan seluas lebih dari satu setengah lapangan sepak bola hutan hujan ini dihancurkan dalam setiap menitnya.

Amazon adalah hutan hujan tropis terbesar yang tersisa di dunia. Hutan hujan ini adalah tempat hidup 10 persen dari keanekaragaman hayati dunia dan menghasilkan 20 persen oksigen untuk dunia.

Hutan hujan Amazon juga membantu untuk mengatur suhu di seluruh planet dan jika 'lenyap', perubahan iklim akan berubah-ubah dan tidak akan kembali seperti semula.

"Kami percaya bahwa perubahan iklim adalah ancaman nyata dan eksistensial bagi planet kita dan itulah sebabnya sebagai sebuah negara dan sebagai pemerintah kita telah bergerak maju secara tegas dalam kepemimpinan tentang perubahan iklim," kata Trudeau.

Reporter Magang: Ellen RiVeren [pan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini