Kabinet AS Sebut Tak Ada Bukti Kuat Pangeran bin Salman Dalang Pembunuhan Khashoggi

Jumat, 30 November 2018 07:24 Reporter : Pandasurya Wijaya
Kabinet AS Sebut Tak Ada Bukti Kuat Pangeran bin Salman Dalang Pembunuhan Khashoggi jim mattis dan mike pompeo. ©AFP

Merdeka.com - Dua menteri anggota kabinet Amerika Serikat mendesak para senator untuk tidak mengurangi hubungan erat dengan Arab Saudi lantaran kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Meski begitu anggota Kongres baik dari Partai Demokrat dan Republik mengatakan mereka tidak bisa mengabaikan laporan yang menyebut Putra Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Dilansir dari laman Press TV, Kamis (29/11), Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Jim Mattis kemarin mengatakan tidak ada bukti kuat yang menyatakan MBS sebagai dalang pembunuhan jurnalis berusia 59 tahun itu pada 2 Oktober lalu. Pernyataan mereka bertentangan dengan hasil laporan Badan Intelijen CIA yang menyimpulkan MBS terlibat.

Setelah seruan keras dari para anggota Kongres agar AS bersikap tegas terhadap kasus pembunuhan Khashoggi, baik Mattis maupun Pompeo kemudian memberikan penjelasan tertutup soal kasus ini dan keterlibatan Saudi dalam Perang di Yaman.

Senada dengan pernyataan Presiden Donald Trump beberapa hari lalu, keduanya mengatakan menurunkan hubungan erat Washington dengan Riyadh akan membahayakan keamanan nasional AS.

"Lebih jauh lagi, menurunkan hubungan dengan Arab Saudi bisa menjadi kesalahan besar bagi keamanan nasional AS dan sekutu-sekutu kita," kata Pompeo kepada Senat. "Kerajaan Saudi adalah kekuatan yang dibutuhkan untuk membuat Timur Tengah stabil."

jamal khashoggi ©Sky News

Mattis menuturkan kepada wartawan di Pentagon Selasa lalu, dia sudah membaca semua laporan intelijen tentang pembunuhan Khashoggi dan tidak ada informasi yang membuktikan sang putra mahkota terlibat.

Namun demikian penjelasan Pompeo dan Mattis tampaknya tidak cukup meyakinkan sejumlah senator, termasuk senator dari Partai Republik.

Senator Bob Corker dari Komite Hubungan Luar Negeri mengatakan, setelah penjelasan Mattis dan Pompeo, semua anggota komite yakin bahwa sang putra mahkota bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

"Kita punya masalah. Kami paham Arab Saudi adalah sekutu dan negara yang tidak kalah penting," kata Corker. "Tapi juga ada putra mahkota yang di luar kendali." [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini