Jurnalis Muslim India Ditangkap karena Cuitan Tahun 2018

Selasa, 28 Juni 2022 18:06 Reporter : Pandasurya Wijaya
Jurnalis Muslim India Ditangkap karena Cuitan Tahun 2018 muhammad zubair. ©Twitter/@zoo_bear

Merdeka.com - Polisi India menangkap jurnalis Muhammad Zubair atas tuduhan menyinggung sentimen agama dalam sebuah cuitan yang dia unggah pada 2018.

Zubair, salah satu pendiri situs cek fakta Alt News, ditangkap pada Senin malam di New Delhi dan ditahan di kantor polisi selama sehari, kata sejumlah pejabat dan laporan media lokal.

Zubair ditangkap menyusul sebuah laporan keluhan dari pemilik akun Twitter @balajikijaiin bulan ini yang menyebut jurnalis muslim 39 tahun itu menghina orang Hindu dengan berkomentar soal penggantian nama sebuah hotel dengan nama dewa Hindu Hanuman.

Penangkapan Zubair terjadi setelah Twitter menerima permintaan dari pemerintah India yang mengatakan akun dia melanggar hukum di negara itu.

Salah satu pendiri Alt News Pratik Sinha mengatakan di Twitter, tidak ada pemberitahuan apa pun sebelum Zubair ditangkap.

"Dia saat ini ditahan di dalam sebuah bus polisi di Burari selama lebih dari satu jam," kata Sinha.

"Setelah pemeriksaan medis, Zubair dibawa ke lokasi rahasia. Baik pengacara Zubair atau saya tidak diberi tahu ke mana. Kami berada di mobil polisi bersama dia. Tak seorang polisi pun memakai tanda nama pengenal."

Zubair, mantan insinyur telekomunikasi dari Bengaluru dan Sinha, insinyur perangkat lunak dari Ahmedabad, mendirikan Alt News pada 2017.

Sejak berdiri, situs itu sudah menemukan banyak cerita bohong, terutama yang dibuat oleh portal kelompok sayap kanan partai berkuasa Bharatiya Janata Party (BJP) dan para pendukungnya.

Zubair dan Sinha kerap mendapat serangan di dunia maya karena karya-karya mereka.

Juru bicara polisi Delhi Suman Nalwa membenarkan penangkapan Zubair itu. Dia mengatakan Zubair melanggar pasal 153 (memprovokasi untuk menimbulkan kerusuhan) dan pasal 295A (dengan sengaja melakukan tindakan yang menyakiti umat beragama) dari undang-undang pidana India.

Ketika ditanya soal kalim Sinha di Twitter yang menyebut tidak ada pemberitahuan sebelumnya atas penangkapan Zubai dan dia dibawa ke lokasi rahasia, Nalwa mengatakan, "saya belum melihat cuitan itu dan saya tidak menanggapi cuitan."

Baca juga:
Buldoser Jadi Alat Politik Penghancur Rumah Muslim India
Protes Rekrutmen Militer Meluas, India Blokir Internet di Bihar
Kerusuhan Pecah, Pengunjuk Rasa India Nekat Bakar Kereta Api
Ini Jawaban Menlu India Soal Kasus Hina Nabi Muhammad Saat Disinggung Menlu Retno
Politisi BJP Hina Nabi Muhammad SAW, Konjen India di Medan Digeruduk Ratusan Pendemo
Menyoroti India yang Kian Dekat Jadi Negara Hindu Sepenuhnya
Tokoh Islam India Serukan Muslim Tunda Demo Kasus Hina Nabi karena Picu Kerusuhan
Buntut Kasus Hina Nabi, Aparat India Hancurkan Rumah Tokoh Muslim

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini