Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Seribu Lebih, Dua Pejabat Kesehatan China Dicopot

Selasa, 11 Februari 2020 14:45 Reporter : Hari Ariyanti
Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Seribu Lebih, Dua Pejabat Kesehatan China Dicopot Presiden China Xi Jinping jenguk pasien virus corona. JU PENG/XINHUA/AFP

Merdeka.com - China melaporkan ada 108 kasus kematian baru akibat virus corona pada 10 Februari, angka tertinggi sejak wabah ini muncul di Wuhan akhir tahun lalu. Dua pejabat senior di Provinsi Hubei, tempat pertama kali wabah ini muncul, dicopot dari jabatannya.

Komisi Kesehatan Nasional pada Selasa menyampaikan, total kematian di China daratan mencapai 1.016. Sebanyak 2.478 kasus infeksi baru telah terkonfirmasi, sehingga total infeksi mencapai 42.638. Demikian dikutip dari Aljazeera, Selasa (11/2).

Kasus kematian terbanyak ada di Provinsi Hubei, termasuk 67 di ibu kota provinsi, Wuhan. Virus ini disebut berasal dari sebuah pasar hewan laut di Wuhan yang juga menjual hewan liar.

Dua pejabat kesehatan senior di provinsi tersebut, Zhang Jin yang merupakan Sekretaris Komisi Kesehatan Hubei, dan Ling Yingzi, Direktur Komisi Kesehatan Hubei dicopot dari jabatannya, lapor media pemerintah pada Selasa, sehari setelah Presiden China Xi Jinping mengunjungi fasilitas kesehatan di Beijing.

Dalam kemunculan perdananya sejak wabah melanda, Xi menggunakan masker wajah dan suhu tubuhnya diperiksa saat mengunjungi para petugas medis dan pasien di ibu kota tersebut.

"Kami jarang melihat Xi Jinping sejak wabah mulai tapi dia keluar dan di sekitar Beijing pada Senin," lapor wartawan Aljazeera, Katrina Yu dari Beijing.

1 dari 1 halaman

Komisi Kesehatan Nasional menyampaikan kematian lainnya pada Senin dilaporkan di Provinsi Heilongjiang, Anhui dan Henan dan sejumlah kota seperti Tianjin dan Beijing.

Selama pertemuan dipimpin Perdana Menteri Li Keqiang pada Senin, sekelompok pejabat yang bertugas mengatasi wabah ini mengatakan akan bekerja untuk mengatasi kekurangan bahan baku dan tenaga kerja serta meningkatkan pasokan masker dan pakaian pelindung.

Mereka mengatakan hampir 20.000 tenaga medis dari seluruh negeri telah dikirim ke Wuhan, dan lebih banyak tim medis juga sedang dalam perjalanan. [pan]

Baca juga:
Presiden China Xi Jinping Muncul ke Publik Untuk Pertama Kali Sejak Wabah Corona
Jokowi Bersyukur Virus Corona Tak Terdeteksi di Indonesia
Cegah Virus Corona Masuk Yogya, Bandara Adisutjipto Pasang Alat Pendeteksi Suhu Tubuh
Pedagang Sebut Virus Corona Tak Menyebar Lewat Bawang Putih Impor
Tolak Pakai Masker, Binaragawan Asal China Meninggal Dunia Akibat Virus Corona
Intip Cara China Semprotkan Disinfektan ke Berbagai Penjuru Kota

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini