Jokowi sindir dubes soal lamanya pengurusan visa

Senin, 12 Februari 2018 16:19 Reporter : Supriatin
Jokowi raker dengan sejumlah dubes Indonesia di Kementerian Luar Negeri. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku mendapat laporan dari warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri terkait lamanya pengurusan visa di Kedutaan Besar RI. Lama pengurusan visa saat ini bisa berminggu-minggu bahkan sampai sebulan.

Karena itu, Jokowi meminta kepada Duta Besar RI yang berada di luar negeri untuk memudahkan pengurusan visa. Idealnya, pengurusan visa hanya dalam hitungan jam.

"Urusan-urusan kaya gitu masih minggu, bulan. (Idealnya) Jam, kalo perlu menit tunggu nih, termasuk (pengurusan visa) di sini," kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Kepala Perwakilan Republik Indonesia dengan Kementerian Luar Negeri di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Senin (22/2).

Jokowi mengatakan, pengurusan visa yang memakan waktu berminggu-minggu atau sebulan sudah tidak zaman. Sekarang, dunia berubah begitu cepat sehingga pengurusan perizinan seharusnya ikut berubah cepat.

"Pakai aplikasi sistem yang cepat, dunia saja berubah kayak gini. Ngurus-ngurus gitu kok sebulan, masih minggu," sindir dia.

Jokowi menceritakan, pada beberapa waktu lalu saat melawat ke luar negeri, dirinya mendapat laporan dari Dubes bahwa pengurusan visa sudah dipermudah. Waktu pengurusan visa hanya memakan waktu satu minggu, jauh lebih baik dari sebelumnya yang hampir mendekati satu bulan. Jokowi mengaku tergelitik dengan laporan tersebut.

"Katanya 'sekarang kita sudah cepet kok pak, seminggu'. Seminggu saja dibanggakan, duh ini pak Dubes jadul banget. Nggak usah saya sebut (nama Dubesnya) nanti saya nggak dimasakin yang enak lagi," kata Jokowi disambut tawa peserta Raker.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menginginkan, pengurusan visa bisa diselesaikan dalam hitungan jam. Jokowi menyarankan pada Dubes mencontohkan kinerja Badan Koordinasi Penanaman Modal yang memangkas waktu pengurusan izin dari sebelumnya bertahun-tahun menjadi hitungan menit.

"Ini dulu di BKPM, bisa bertahun-tahun, berbulan-bulan. Nyatanya sekarang bisa 3 jam jadi 9 izin, nyatanya bisa tapi harus diinjak dulu dan dikontrol terus biar jadi kebiasaan," tuntasnya. [pan]

Topik berita Terkait:
  1. Dubes RI
  2. Jokowi
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini