Johnson & Johnson Tarik 33.000 Bedak Bayi Botol karena Mengandung Asbes

Selasa, 22 Oktober 2019 14:16 Reporter : Pandasurya Wijaya
Johnson & Johnson Tarik 33.000 Bedak Bayi Botol karena Mengandung Asbes bedak bayi johnson and johnson. ©Lucas Jackson | Reuters

Merdeka.com - Johnson & Johnson Jumat lalu menarik 33.000 produk bedak bayi botol sebagai bentuk antisipasi setelah pihak pemerintah federal menemukan ada kandungan asbes dalam sebuah botol yang dibeli konsumen secara daring.

Menurut perusahaan asal New Jersey, Amerika Serikat, itu, penarikan produk botol tersebut hanya sebanyak satu lot yang diproduksi dan dikirimkan di dalam negeri tahun lalu. Meski menyebut tindakan penarikan itu sebagai bentuk antisipasi, namun Johnson & Johnson mengatakan produk bedak bayi botol itu tidak mengandung asbes.

"J&J punya standar pengujian yang ketat untuk memastikan produk bedak bayi itu aman dan pengujian dilakukan bertahun-tahun, termasuk oleh FDA (badan pengawas produk obat dan makanan) dalam beberapa kesempatan, seperti yang dilakukan bulan lalu, tidak ada asbes," kata pernyataan J&J, seperti dilansir laman CBS News, Jumat (18/10).

J&J juga menuturkan laboratorium independen sudah menguji bedak bayi itu dan memastikan tidak ada kandungan asbes.

Menurut J&J, FDA menemukan sedikit kandungan asbes dalam satu botol bedak bayi dan hal itu masih diselidiki untuk mengetahui dari mana kandungan asbes itu bisa muncul atau apakah botol itu palsu.

Dalam perdagangan pagi JUmat lalu saham J&J jatuh ke angka USD 5,65 atau turun 4,1 persen dari sebelumnya USD 130.52.

Penarikan produk bedak bayi ini terjadi di tengah sejumlah tuntutan terhadap J&J. Tahun lalu J&J memenangkan sejumlah kasus tuntutan di pengadilan atas tuduhan produknya membahayakan konsumen, termasuk biaya sebesar SUD 4,6 juta diberikan kepada 22 perempuan Juli lalu yang mengklaim produk J&J menyebabkan kanker ovarium.

Desember tahun lalu saham J&J anjlok setelah laporan Reuters menyebut dalam beberapa dekade sebetulnya perusahaan itu mengetahui soal kandungan asbes dalam bedak namun tidak melapor kepada badan pengawas dan memperingatkan konsumen. [pan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini