Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Joe Biden Cabut Larangan Transgender Bagi Anggota Militer AS

Joe Biden Cabut Larangan Transgender Bagi Anggota Militer AS tentara as di irak. ©Ali Haider/EPA

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menandatangani perintah pencabutan larangan era pemerintahan Trump, yang melarang transgender menjadi anggota militer. Pencabutan larangan ini disaksikan Menteri Pertahanan, Lloyd Austin.

“Ini mengembalikan aturan yang dibuat para komandan sebelumnya termasuk menterinya. Dan apa yang saya lakukan adalah memperbolehkan semua warga Amerika yang memenuhi syarat untuk mengabdi pada negaranya,” jelas Biden di Kantor Oval Gedung Putih sebelum menandatangani perintah tersebut, dikutip dari CNN, Selasa (26/1).

Saat mengeluarkan kebijakan larangan ini, Trump dikritik pimpinan DPR dari Demokrat dan dikecam para aktivis LGBTQ, dianggap diskriminatif. Dalam rapat dengar pendapat pekan lalu di Senat, Menhan Lloyd Austin menyuarakan dukungannya untuk mencabut larangan tersebut.

Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki pada Senin mengatakan, kasus anggota militer transgender yang dikeluarkan karena identitas gender mereka akan dikaji kembali.

“Tidak ada yang akan dipindahkan atau diberhentikan dari militer atau ditolak mendaftar kembali atas dasar identitas gender, dan bagi anggota transgender yang diberhentikan atau dipisahkan karena identitas gender, kasus mereka akan diperiksa ulang,” jelas Psaki.

“Presiden Biden percaya identitas gender seharusnya tidak menjadi penghalang bagi dinas militer dan bahwa kekuatan Amerika ditemukan dalam keragamannya,” lanjutnya.

“Amerika menjadi lebih kuat di seluruh dunia jika inklusif.”

Biden menggelar rapat pada Senin dini hari bersama Austin, Wakil Presiden Kamala Harris, dan Kepala Staf Gabungan Mark Milley, menurut keterangan Gedung Putih. Kemudian pada Senin, Kamala Harris melantik Austin sebagai Menteri Pertahanan di Ruang Roosevelt Gedung Putih.

Sebelumnya pada Jumat, Austin mengatakan kepada Komite Dinas Angkatan Bersenjata Senat, siapapun yang layak dan memenuhi syarat untuk mengabdi menjadi anggota militer dan bisa meningkatkan kualifikasi mereka, harus diizinkan menjadi anggota militer.

Presiden Human Rights Campaign, Alphonso David memuji langkah Biden.“Militer terhebat di dunia akan kembali menghargai kesiapan daripada bias, dan kualifikasi atas diskriminasi,” jelasnya dalam sebuah pernyataan.

Seorang veteran militer transgender, Sasha Buchert menyambut baik kebijakan Biden ini.

“Kami sangat senang pemerintahan Biden bergerak maju membuang kebijakan sampah ini ke dalam tong sampah sejarah,” jelas Buchert, yang juga pengacara senior di kelompok advokasi hukum LGBTQ Lambda Legal kepada CNN.

Larangan transgender untuk anggota militer ini pertama kali diumumkan Trump pada Juli 2017, dengan beralasan transgender di militer bisa memicu kekacauan dan membutuhkan anggaran medis yang besar. Kebijakan tersebut secara resmi diterapkan Menteri Pertahanan James Mattis pada 2018.

Kemudian Mahkamah Agung memutuskan mengizinkan larangan transgender sebagai anggota militer mulai berlaku pada Januari 2019.

Pada Maret 2019, DPR mengeluarkan resolusi menentang larangan tersebut, menyebutnya diskriminatif dan hanya berdasar pada "klaim ilmiah dan medis yang cacat.”

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Momen Presiden AS Joe Biden Diteriaki 'Diktaktor Genosida', Begini Responnya
Momen Presiden AS Joe Biden Diteriaki 'Diktaktor Genosida', Begini Responnya

Momen saat Presiden AS Joe Biden diprotes langsung oleh pengunjuk rasa pro-Palestina.

Baca Selengkapnya
Joe Biden Marah Ingatannya Dinyatakan Bermasalah: Saya Lansia dan Tahu Apa yang Saya Lakukan
Joe Biden Marah Ingatannya Dinyatakan Bermasalah: Saya Lansia dan Tahu Apa yang Saya Lakukan

Biden disebut tidak dapat mengingat tonggak sejarah dalam hidupnya seperti kapan putranya, Beau Biden, meninggal

Baca Selengkapnya
Joe Biden Ucapkan Selamat ke Prabowo Unggul di Pilpres 2024: Saya Harap Hubungan Negara Kita Jauh Lebih Kuat
Joe Biden Ucapkan Selamat ke Prabowo Unggul di Pilpres 2024: Saya Harap Hubungan Negara Kita Jauh Lebih Kuat

Ucapan Joe Biden itu disampaikan melalui sepucuk surat diantarkan Dubes Amerika Serikat untuk ASEAN Yohannes Abraham.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Joe Biden Janjikan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Hamas Terjadi Pekan Depan, Truk Bantuan Kemanusiaan Akan Segera Masuk ke Gaza
Joe Biden Janjikan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Hamas Terjadi Pekan Depan, Truk Bantuan Kemanusiaan Akan Segera Masuk ke Gaza

Jutaan warga Gaza terancam kelaparan karena Israel melarang truk bantuan masuk ke wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya
Via Telepon, Joe Biden Beri Selamat ke Prabowo sebagai Pemenang Pilpres
Via Telepon, Joe Biden Beri Selamat ke Prabowo sebagai Pemenang Pilpres

"Kita memiliki tanggung jawab bersama, khususnya di kawasan Pasifik. Jadi, saya sangat, sangat ingin dekat dengan Anda," kata Biden pada Prabowo.

Baca Selengkapnya
Survei: Mayoritas Pemilih Anggap Joe Biden Terlalu Tua untuk Kembali Maju sebagai Capres
Survei: Mayoritas Pemilih Anggap Joe Biden Terlalu Tua untuk Kembali Maju sebagai Capres

Survei: 86% Pemilih Sebut Joe Biden Terlalu Tua untuk Kembali Maju Capres

Baca Selengkapnya
Jokowi Ungkap Isi Pembicaraan dengan Presiden Filipina, Termasuk Soal Pertahanan
Jokowi Ungkap Isi Pembicaraan dengan Presiden Filipina, Termasuk Soal Pertahanan

Jokowi menyebut tiga bidang kerja sama yang akan diperkuat oleh kedua negara.

Baca Selengkapnya
Kisah Tragis Keluarga Presiden Joe Biden, Anak dan Istri Meninggal Sepekan Sebelum Natal
Kisah Tragis Keluarga Presiden Joe Biden, Anak dan Istri Meninggal Sepekan Sebelum Natal

Bulan Desember mungkin bisa menjadi hari menyakitkan bagi Joe Bide, Presiden Amerika Serikat saat ini.

Baca Selengkapnya
Penasihat Khusus Presiden Amerika Serikat Puji Capaian Mensos Risma
Penasihat Khusus Presiden Amerika Serikat Puji Capaian Mensos Risma

Mensos Tri Rismaharini mendapatkan pujian dari HE Sara Minkara, Penasihat Khusus bidang Hak Disabilitas Internasional Presiden Amerika, Joe Biden

Baca Selengkapnya