Joe Biden Ancam Putin Jangan Gunakan Senjata Pemusnah Massal di Ukraina

Minggu, 18 September 2022 11:01 Reporter : Hari Ariyanti
Joe Biden Ancam Putin Jangan Gunakan Senjata Pemusnah Massal di Ukraina Presiden AS, Joe Biden menandatangani UU Keamanan Senjata didampingi istrinya, Jill Biden pada 25 Ju. ©Elizabeth Frantz/Reuters

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden memperingatkan Rusia jangan menggunakan senjata nuklir kimia atau taktis di Ukraina. Menurutnya, penggunaan senjata semacam itu dapat "mengubah wajah perang yang tidak pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II".

Dalam wawancaranya dengan Scott Pelley di acara 60 Minutes CBS, Biden ditanya apa yang akan dia sampaikan kepada Vladimir Putin jika Presiden Rusia itu mempertimbangkan menggunakan senjata pemusnah massal di Ukraina.

"Jangan, jangan, jangan," jawab Biden.

Namun Biden tidak menyebutkan apa yang akan AS lakukan jika Rusia menggunakan senjata tersebut.

"Tentunya saya tidak akan mengatakan pada Anda. Itu akan ada konsekuensinya," jawab Biden.

"Mereka akan semakin terasing di dunia daripada sebelumnya. Dan tergantung pada sejauh mana apa yang mereka lakukan akan menentukan respons apa yang akan Anda berikan."

Menurut Federasi Ilmuwan Amerika (FAS), Rusia diperkirakan memiliki sekitar 5.977 unit hulu ledak nuklir, dikutip dari BBC, Minggu (18/9).

Senjata nuklir taktis merupakan jenis senjata yang bisa digunakan untuk jarak yang relatif pendek atau dekat, berbeda dengan senjata nuklir "strategis" yang bisa diluncurkan dalam jarak yang lebih jauh.

Baca juga:
Paus Fransiskus Sebut Kirim Senjata ke Ukraina Secara Moral Dibenarkan
Presiden Ukraina Kecelakaan Mobil di Kiev
Rusia Masih Ingin Perundingan Damai dengan Ukraina
Jerman Tolak Permintaan Ukraina Untuk Kiriman Tank Andalan
Joe Biden Tolak Sebut Rusia sebagai Negara Pendukung Terorisme
Donald Trump Juluki Joe Biden "Musuh Negara" Saat Kampanye
Tingkat Popularitas Joe Biden Turun, Ancaman Bagi Partai Demokrat AS
Tingkat Popularitas Joe Biden Turun, Ancaman Bagi Partai Demokrat AS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini