Jerman usir intel Vietnam berkedok atase pers diduga culik buronan

Kamis, 3 Agustus 2017 15:40 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Jerman usir intel Vietnam berkedok atase pers diduga culik buronan Trinh Xuan Thanh. ©BBC

Merdeka.com - Pemerintah Jerman mengusir atase pers Kedutaan Besar Vietnam lantaran terlibat penculikan di Kebun Binatang Berlin. Korbannya adalah mantan Direktur Petro Vietnam Construction Corporation dan bekas anggota Partai Komunis Vietnam, Trinh Xuan Thanh.

Dilansir dari BBC, Kamis (3/8), Trinh menghilang di Berlin sembilan hari lalu. Diduga dia diculik oleh sekelompok orang bersenjata. Setelah diselidiki, ternyata atase pers Kedutaan Besar Vietnam di Jerman merupakan agen intelijen sedang menyamar. Konon dia ditugaskan memburu Trinh yang dicari karena korupsi.

"Penculikan Trinh Xuan Thanh di wilayah Jerman tidak bisa diterima dan melanggar hukum kami serta dunia," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Martin Schaeffer.

Schaeffer menyatakan insiden itu bisa membikin hubungan kedua negara menjadi renggang. Dia memberi waktu 48 jam buat atase pers Vietnam angkat kaki dari negeri panser itu.

Trinh memang dicari-cari oleh pemerintah Vietnam lantaran diduga korupsi USD 150 juta. Lantas pemerintah Vietnam menyatakan dia adalah buronan dunia. Dia lantas mencari suaka di Jerman. [ary]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini