Jerman Laporkan Kematian Pertama karena Omicron

Jumat, 24 Desember 2021 10:49 Reporter : Pandasurya Wijaya
Jerman Laporkan Kematian Pertama karena Omicron covid-19 di jerman. ©John Macdougall/Pool via REUTERS

Merdeka.com - Institut Robert Koch Jerman untuk penyakit menular mengonfirmasi kematian pertama akibat virus corona varian Omicron pada Kamis (23/12).

Pasien yang meninggal itu berusia antara 60-79 tahun, katanya.

Otoritas mencatat 810 kasus baru Omicron, sehingga total varian yang lebih menular itu berjumlah 3.198 kasus. Demikian dilaporkan Antara mengutip Reuters, Kamis (23/12).

Satu-satunya kasus yang dihitung adalah kasus yang ditemukan melalui pengurutan genom secara keseluruhan atau dugaan diagnostik berdasarkan tes PCR khusus varian.

Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach mengatakan dia memperkirakan akan ada lonjakan kasus Omicron pada masa liburan Tahun Baru.

Jerman mengumumkan aturan pembatasan akan berlaku mulai 28 Desember. Kumpul-kumpul dibatasi 10 orang dan klub malam juga ditutup. Pertanding sepak bola akan digelar tanpa penonton.

"Virus corona tidak mengenal libur Natal," kata Kanselir Jerman Olaf Scholz.

"Kita tidak bisa, tidak boleh menutup mata akan badai yang mulai menghantui kita," kata dia.

Baca juga:
Riset Inggris: Risiko Rawat Inap Pasien Omicron Lebih Rendah dari Delta
Penampakan Microchip Berisi Sertifikat Vaksin yang Bisa Ditanam di Bawah Kulit
Penelitian Oxford: Suntikan Booster Vaksin AstraZeneca Efektif Lawan Covid Omicron
Dirjen WHO: Kesenjangan Vaksin & Suntikan Booster Dapat Memperpanjang Pandemi
Kuwait Laporkan 12 Kasus Covid Omicron Menginfeksi Pelancong yang Tiba dari Eropa
China Lockdown 13 Juta Penduduk di Kota Xi'an karena Lonjakan Kasus Covid-19
BPOM AS Izinkan Penggunaan Pil Covid Pfizer di Tengah Lonjakan Omicron

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini