Jerman Bongkar Situs Web Eksploitasi dan Pelecehan Seksual Anak Internasional

Rabu, 5 Mei 2021 03:10 Reporter : Hari Ariyanti
Jerman Bongkar Situs Web Eksploitasi dan Pelecehan Seksual Anak Internasional Ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak. © Parenting

Merdeka.com - Kejaksaan Jerman berhasil membongkar platform online untuk berbagi foto dan video yang menampilkan pelecehan seksual terhadap anak-anak, paling banyak anak laki-laki, yang diikuti lebih dari 400.000 anggota. Hal ini diungkapkan kejaksanaan pada Senin.

Situs dengan nama “Boystown” itu muncul sekitar Juni 2019 dan menyediakan forum di mana para anggota dari seluruh dunia bertukar foto dan video yang menunjukkan anak-anak, termasuk balita, dilecehkan secara seksual. Di samping forum, situs itu juga memiliki ruang obrolan di mana para anggota bisa terhubung satu sama lain dalam beragam bahasa.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin, jaksa federal Jerman menyebutnya sebagai “salah satu situs pornografi anak terbesar beroperasi dalam jaringan gelap”. Dalam pernyataan itu juga disampaikan penangkapan tiga pria Jerman dilaksanakan pada pertengahan April. Ketiga pria ini mengelola situs tersebut dan pria keempat bertugas mengunggah ribuan foto.

“Keberhasilan penyelidikan ini memiliki pesan jelas: Mereka yang memangsa orang paling lemah tidak aman di mana pun,” tegas Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer, pada Senin.

“Kami meminta pertanggungjawaban pelaku dan melakukan apapun yang memungkinkan dengan rasa kemanusiaan untuk melindungi anak-anak dari kejahatan menjijikkan seperti itu,” lanjutnya, dikutip dari The New York Times, Selasa (4/5).

Selama satu dekade terakhir, Jerman memulai kampanye pemerintah mencakup unit khusus untuk menyelidiki kejahatan dunia maya sebagai upaya untuk memerangi pelecehan seksual terhadap anak-anak. Saat upaya keras berhasil mengungkap jaringan besar, puluhan ribu kasus baru pelecehan dilaporkan kepada pihak berwajib setiap tahun. Pekan lalu, parlemen mengesahkan UU yang memperberat hukuman penjara terhadap pelaku eksploitasi seksual atau pelecehan anak-anak.

Jaksa menyampaikan, tersangka pengelola situs “Boystown”, berusia 40 dan 49, ditangkap setelah penggerebekan di rumah mereka di Paderborn dan Munich. Tersangka ketiga, 58 tahun, tinggal di wilayah Concepcion, Paraguay, di mana dia ditangkap dan sedang menunggu ekstradisi.

Baca Selanjutnya: Para tersangka menempatkan situs mereka...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini