Jaringan teroris Gigih Rahmat hendak luncurkan roket di Marina Bay

Jumat, 5 Agustus 2016 14:26 Reporter : Juven Martua Sitompul
Jaringan teroris Gigih Rahmat hendak luncurkan roket di Marina Bay Marina Bay Sand Singapura. ©2014 Merdeka.com/Ardyan Mohamad

Merdeka.com - Kepolisian Indonesia menangkap enam orang terduga teroris di Batam, Kepulauan Riau, yang berafiliasi dengan jaringan militan Khatibah Nusantara. Kelompok ini diduga kuat hendak melancarkan aksi teror di kawasan Marina Bay, Singapura.

Dalam jumpa pers, Jumat (5/8), rencana itu terungkap dalam pemeriksaan awal oleh polisi. Mereka hendak melakukan pemboman di kawasan wisata populer Negeri Singa.

"GRD dan Bahrun Naim pernah merencanakan untuk meluncurkan roket dari Batam dengan tujuan Marina Bay Singapura," kata Boy Rafli Amar, Kadiv Humas Mabes Polri.

Marina Bay Sand adalah kawasan wisata 120 ribu meter persegi di Distrik Bayfront, Singapura. Komplek ini mudah dikenali, karena terdapat hotel Marina Bay yang berbentuk tiga gedung menopang perahu raksasa. Komplek ini memiliki pusat judi besar, serta dikunjungi setidaknya 15 juta orang dalam setahun.

Kelompok beranggotakan enam orang ini dipimpin oleh Gigih Rahmat Dewa. Dia memiliki hubungan langsung dengan Bahrun Naim, petinggi Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) asal Indonesia. Gigih sering menjadi fasilitator keberangkatan ikhwan-ikhwan dari Indonesia menuju Suriah melalui jalur Turki. Pria 31 tahun itu diduga sebagai penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikalisme yang bersumber dari Bahrun Naim.

Penangkapan keenam tersangka dilakukan di lokasi berbeda-beda. Gigih ditangkap di Jln Daeng Kamboja, Batam Center Kamis (4/8), pukul 07.21 WIB.

Selain Gigih, terduga teroris yang berhasil diamankan lainnya adalah, Trio Syafrido (46) yang merupakan seorang pegawai Bank. Dia ditangkap di Jl Tengku Umar, Nagoya sekitar pukul 07.25 WIB. Lalu Eka Saputra (33) seorang pegawai pabrik diamankan di Jl Keluar Perumahan Cluster Sakura, Batam Center sekitar pukul 06.45 WIB.

Kemudian, Tarmidzi (21) seorang pegawai pabrik yang ditangkap di depan pabril panasonic Jl Laksamana Bintan, Batam Center sekitar pukul 07.25 WIB. Sedangkan, Hadi Gusti Yanda (20) seorang pegawai pabrik dan Muhamad Tegar Sucianto seorang pegawai pabrik ditangkap secara bersamaan di Jl Brigjen Katamso, Batu Aji.

[ard]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini