Janet Yellen, sosok Yahudi liberal calon gubernur bank sentral

Kamis, 10 Oktober 2013 08:05 Reporter : Pandasurya Wijaya
Janet Yellen, sosok Yahudi liberal calon gubernur bank sentral Janet Yellen. ©bloomberg.co.jp

Merdeka.com - Gedung Putih kemarin mengatakan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama telah memilih Janet Louise Yellen sebagai kandidat gubernur bank sentral Amerika menggantikan Ben Bernanke.

Sebelumnya, perempuan berusia 67 tahun itu sudah menjadi wakil gubernur bank sentral sejak 2010. Jika disetujui oleh Senat maka Yellen dengan demikian akan menjadi perempuan pertama yang memimpin bank sentral Amerika, jabatan yang disebut-sebut nomor dua terpenting setelah presiden.

Perempuan Yahudi yang lahir di Brooklyn, New York, 13 Agustus 1946 ini pernah bersekolah di Fort Hamilton School di wilayah Brooklyn. Ayahnya dokter dan ibunya guru. Seorang temannya di Sekolah Menengah Atas (SMA) mengatakan Yellen pernah menjadi editor di koran sekolah, seperti dilansir situs Business Insider, Rabu (9/10).

"Dia seorang liberal khas 60-an. Dia sangat tertarik dengan pendidikan dan mampu membahas banyak masalah sosial," kata Charles Saydah, pensiunan wartawan yang pernah satu tim dengan Yellen di koran sekolah.

Susan Grosart, teman sekolahnya juga, mengatakan Yellen orang yang senang bertualang. Grosart mengisahkan dia dan Yellen sering menonton konser musik di Linclon Center pada Minggu petang.

"Dia sosok yang selalu tertarik dengan banyak hal," kata Grosart.

Yellen lulus summa cum laude dari jurusan ekonomi di Universitas Brown pada 1967. Empat tahun kemudian dia meraih gelar Ph.D di bidang ekonomi dari Universitas Yale. Sejak 1971 hingga 1976 dia pernah menjadi asisten profesor di Universitas Harvard. Dia menikah dengan George Arkelof, ekonom peraih Nobel Ekonomi 2001, pada 1978.

Sebelum menjadi pilihan Obama, Yellen merupakan presiden dan direktur eksekutif Bank Sentral di San Fransisco pada 2004. Dia juga pernah menjabat ketua penasihat Dewan ekonomi bagi Presiden Bill Clinton. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Amerika Serikat
  2. Yahudi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini