Israel Peringatkan Warga Tidak Pergi ke Istanbul karena Ada Ancaman Iran

Selasa, 14 Juni 2022 14:42 Reporter : Pandasurya Wijaya
Israel Peringatkan Warga Tidak Pergi ke Istanbul karena Ada Ancaman Iran Istanbul. ©2013 Merdeka.com/iises.net

Merdeka.com - Pemerintah Israel mendesak warganya untuk menghindari Istanbul atau segera pulang ke negaranya jika sudah terlanjur berada di sana, menyusul ancaman upaya Iran untuk membunuh atau menculik orang Israel yang sedang berlibur.

"Kami menyerukan warga Israel untuk tidak terbang ke Istanbul---dan jika Anda tidak memiliki alasan penting, jangan terbang ke Turki. Jika Anda sudah berada di Istanbul, kembalilah ke Israel sesegera mungkin," kata Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi kemarin, seperti dilansir Antara mengutip Reuters, Senin (13/6).

Lapid mengatakan "upaya besar" oleh pasukan keamanan Israel telah menyelamatkan "banyak nyawa warga Israel dalam beberapa pekan terakhir". Ia juga berterima kasih kepada pemerintah Turki atas kontribusinya.

Dia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan kepada Reuters , Turki telah menangkap beberapa tersangka "operasi" Pengawal Revolusi Iran.

"Ancaman teroris ini ditujukan kepada warga Israel yang berlibur. Mereka memilih, secara acak tetapi dengan cara yang disengaja, warga Israel dengan maksud untuk menculik atau membunuh mereka," kata Lapid.

"Saya ingin, dari sini, menyampaikan pesan kepada Iran juga. Siapa pun yang menyakiti orang Israel tidak akan lolos begitu saja. Lengan panjang Israel akan menangkap mereka, di mana pun mereka berada."

Teheran telah bersumpah untuk membalas Israel, yang disalahkan atas pembunuhan pada 22 Mei lalu terhadap Hassan Sayad Khodai, seorang kolonel Korps Pengawal Revolusi Iran yang ditembak mati di kemudi mobilnya oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor.

Israel tidak membenarkan atau menyangkal bertanggung jawab, kebijakan standar atas tuduhan pembunuhan. Ia menuduh Khodai telah merencanakan serangan terhadap warganya di seluruh dunia.

Turki adalah tujuan wisata populer bagi orang Israel. Kedua negara telah memperbaiki hubungan mereka setelah lebih dari satu dekade hubungan yang tegang. [pan]

Baca juga:
Israel Bunuh Empat Orang Palestina di Tepi Barat dalam 48 Jam
Hari Pertama Kerja, Jurnalis Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel
Kembali Bentrok, Warga Palestina Lawan Pasukan Israel dengan Ketapel
Protes Ketegangan di Masjid Al-Aqsa, Warga Palestina Bakar Bendera Israel
Irak Sahkan Undang-Undang Anti Israel
Penyelidikan Palestina Simpulkan Israel Sengaja Bunuh Jurnalis Aljazeera
Presiden Iran Akan Balas Dendam Atas Pembunuhan Kolonel Garda Revolusi
Palestina Minta Mahkamah Internasional Selidiki Pembunuhan Jurnalis Aljazeera

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini