Iran Tolak "Kesepakatan Trump" Soal Perjanjian Nuklir

Kamis, 16 Januari 2020 14:36 Reporter : Hari Ariyanti
Iran Tolak Hassan Rouhani. freepressphotos.com ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Iran Hassan Rouhani menolak usulan "kesepakatan Trump" baru yang bertujuan menyelesaikan persoalan nuklir. Dia mengatakan kesepakatan tersebut adalah tawaran "aneh" dan mengkritik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena selalu melanggar janji.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang memuji Trump sebagai pembuat kesepakatan yang hebat, menyerukan pada Selasa agar Trump menggantikan perjanjian nuklir Iran tahun 2015, dengan negara-negara besar beserta perjanjian barunya sendiri untuk memastikan Teheran tidak mendapatkan senjata atom.

Trump mengatakan dia setuju dengan Johnson bahwa "kesepakatan Trump" harus menggantikan kesepakatan nuklir Iran. Dalam pidato yang disiarkan televisi, Rouhani menyerukan kepada Washington agar kembali ke perjanjian nuklir, yang ditinggalkan Washington pada 2018.

1 dari 1 halaman

Teheran mengatakan ingin mempertahankan perjanjian itu tetapi tidak dapat melakukannya tanpa batas waktu jika tidak menerima manfaat ekonomi yang dijanjikan. Iran secara bertahap dinilai mulai tidak patuh, yang mendorong Inggris, Prancis, dan Jerman menuduhnya melanggar persyaratan.

"Perdana Menteri di London ini, saya tidak tahu bagaimana pendapatnya. Dia mengatakan mari kita mengesampingkan kesepakatan nuklir dan menindaklanjuti rencana Trump," kata Rouhani, dikutip dari France 24, Kamis (16/1).

"Jika Anda mengambil langkah yang salah, itu akan merugikan Anda. Pilih jalan yang benar. Jalan yang benar adalah kembali ke kesepakatan nuklir," tegasnya.

Rouhani mengatakan Iran dapat kembali melaksanakan sesuai kesepakatan jika sanksi dicabut. [pan]

Baca juga:
Erdogan Ada di 'Tengah-Tengah' Konflik Iran dan AS
Iran Minta Pasukan AS dan Uni Eropa Segera Hengkang dari Timur Tengah
Ketika Rudal Iran Menghantam, Cerita Saat Amerika Kehilangan Mata di Langit Irak
Masa Depan Pasukan Amerika di Irak Setelah Pembunuhan Qassim Sulaimani
Konflik Iran-Amerika Serikat Makin Memperjelas Kawan dan Lawan di Timur Tengah
Deretan Senjata Buatan Rusia yang Dimiliki Iran, Siap Dipakai Jika Perang dengan AS

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini