Iran larang warga ngobrol via aplikasi di telepon seluler

Sabtu, 21 Desember 2013 13:36 Reporter : Pandasurya Wijaya
Iran larang warga ngobrol via aplikasi di telepon seluler ilustrasi perempuan Iran sedang menelepon. ©rferl.org

Merdeka.com - Sebuah situs milik pemerintah Iran kemarin mengatakan pihak berwenang kini melarang layanan aplikasi ngobrol berbasis telepon seluler.

Laporan dari situs itu dua hari lalu mengatakan lembaga pemerintah yang bertugas mengawasi jaringan komunikasi akhirnya memutuskan melarang VChat, aplikasi ngobrol via telepon seluler atau telepon pintar, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Sabtu (21/12).

Banyak pengguna layanan aplikasi itu mengeluh lewat media sosial Twitter karena mereka tidak bisa lagi mengakses aplikasi itu.

Vchat merupakan produk perusahaan China Tencent yang banyak digunakan muda-mudi di Iran, termasuk jaringan bisnis ritel di Iran. Aplikasi itu bisa membuat pengguna saling berbagai dokumen dan berkomunikasi.

Iran sebelumnya sudah memblokir layan media sosial Facebook dan Twitter setelah banyak kelompok oposisi menggunakan dua situs media sosial itu selepas pemilihan umum 2009 yang membuat Presiden Mahmud Ahmadinejad kembali berkuasa.

Rakyat Negeri Mullah itu hanya bisa mengakses kedua situs itu dengan meretas saluran Internet. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Iran
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini