Iran Laporkan Tiga Kematian Pertama karena Varian Omicron

Minggu, 16 Januari 2022 18:04 Reporter : Pandasurya Wijaya
Iran Laporkan Tiga Kematian Pertama karena Varian Omicron Virus Corona. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan Iran kemarin melaporkan tiga kematian pertama akibat virus corona varian Omicron yang sangat menular.

"Jumlah pasien pengidap Omicron di negara ini telah mencapai 1.162 dan ... satu kematian telah dilaporkan karena Omicron di masing-masing kota Tabriz, Yazd dan Shahrekord, dan satu pasien sakit kritis dirawat di rumah sakit di Ahvaz," juru bicara kementerian Mohammad Hashemi mengatakan kepada stasiun penyiaran milik negara IRIB, seperti dilansir Antara mengutip Reuters, Minggu (16/1).

Iran minggu ini mencabut pembatasan perjalanan darat ke dan dari negara-negara tetangga dan beberapa negara Eropa tetapi mempertahankan larangan kedatangan dari Inggris, Prancis dan delapan negara di Afrika selatan karena kekhawatiran Omicron, media Iran melaporkan.

Iran, pusat pandemi di Timur Tengah, telah mencatat 132.044 kematian dalam lima gelombang infeksi COVID-19 sejak Februari 2020. Angka Kematian telah turun dalam beberapa bulan terakhir dan mencapai 18 pada Sabtu, terendah dalam 22 bulan, menurut televisi pemerintah.

Lebih dari 53 juta penduduk Iran yang berjumlah sekitar 85 juta telah menerima dua dosis vaksin Covid-19, dan 12,2 juta telah menerima tiga dosis. [pan]

Baca juga:
Ilmuwan Peringatkan Bisa Muncul Varian Lebih Berbahaya dari Omicron
China Temukan Kasus Omicron pada Pasien yang Sudah Divaksin Booster
Puluhan Negara Miskin Tolak 100 Juta Vaksin Covid karena Hampir Kedaluwarsa
Penelitian: Kandungan Ganja Mampu Cegah Virus Corona Masuk ke Sel Manusia
Filipina Larang Warga yang Tak Divaksinasi Naik Transportasi Umum

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini