Iran janji bakal balas AS karena diberi sanksi baru

Rabu, 19 Juli 2017 14:46 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Iran janji bakal balas AS karena diberi sanksi baru Iran. © Foxbusiness.com

Merdeka.com - Serangkaian sanksi baru dijatuhkan Amerika Serikat kepada Iran. Alasan sanksi ini dijatuhkan karena pengembangan program rudal Teheran dan berbagai aktivitas 'jahat' yang dilakukan di Timur Tengah.

Kesal karena sanksi tersebut melemahkan kontribusi positif Iran dalam kesepakatan nuklir 2015 lalu, Teheran berjanji akan balas dendam.

"AS tetap merasa prihatin dengan kegiatan-kegiatan jahat Iran di Timur Tengah yang membuat stabilitas, keamanan dan kemakmuran kawasan goyah," demikian dikutip dari pernyataan Kementerian Luar Negeri AS, Rabu (19/7).

Reuters menuturkan Kemlu AS mengatakan aktivitas jahat Iran melunturkan kontribusi positif mereka terhadap perdamaian dan keamanan kawasan.

Daftar hitam AS ini memasukkan 18 perusahaan dan individu asal Iran. Catatan hitam itu tersimpan dalam daftar kementerian keuangan AS.

Menurut mereka, belasan perusahaan tersebut mendukung aktivitas kriminal transnasional, dan mendanai militer Irak membangun teknologi canggih, seperti pesawat nirawak dan alat militer lainnya.

Kementerian Keuangan AS menuliskan beberapa entitas lain ikut mengatur dan merencanakan pencurian program peranti lunak sensitif AS dan negara Barat lainnya. "Mereka kemudian menjual program itu kepada pemerintah Iran," lanjut pernyataan Kemenkeu AS itu.

Pemerintah Presiden Donald Trump sebenarnya tahu dan mengakui patuhnya Iran pada perjanjian nuklir dengan tidak mengembangkan produksi uranium. Namun Washington khawatir Teheran mendukung sejumlah kelompok pemberontak dan teroris.

Negeri Paman Sam menganggap Iran mendukung kelompok, seperti Hizbullah, Hamas di Palestina dan Houthi di Yaman. Mereka juga tidak setuju Teheran bersekutu dan mendukung rezim Bashar al-Assad di Suriah.

"Saat kami berupaya mencegah, kami malah melihat adanya upaya Iran mengancam AS dan sekutu," tutur Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders.

Iran menganggap sanksi baru AS ini sebagai langkah menjijikan dan tidak berharga. Mereka berjanji akan melawan AS karena dijatuhkannya sanksi baru tersebut.

"Iran akan melakukan tindakan balasan dengan menjatuhkan sanksi kepada warga AS yang melawan rakyat Iran dan negara Muslim lain di kawasan," jelas Kemlu Iran.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif juga mengatakan sanksi itu melanggar dan meracuni semangat perjanjian nuklir yang sudah disepakati bersama AS dan lima negara besar lain.

"Kami akan bertindak sesuai perjanjian itu," pungkas Zarif. [ary]

Baca juga:
Janji palsu hampir tengah malam
Sehari dibui, adik Presiden Iran langsung darah tinggi
Iran vonis warga AS 10 tahun penjara karena diduga mata-mata
AS geram helikopternya disorot laser oleh kapal perang Iran
Iran sebut punya bukti Saudi dukung serangan ISIS di Teheran
Balas dendam serangan Teheran, Iran luncurkan rudal ke markas ISIS
Larangan perjalanan AS dikabulkan, Iran janji akan membalasnya

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Iran
  3. Amerika Serikat
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini