Iran hukum pemuda Kristen makan saat Ramadan

Sabtu, 26 Juli 2014 16:31 Reporter : Ardini Maharani
Iran hukum pemuda Kristen makan saat Ramadan Ilustrasi rokok. ©shutterstock.com/luckypic

Merdeka.com - Hakim di Iran menghukum seorang lelaki Kristen sebab makan di muka publik saat ramadan. Bibir pemuda itu disundut rokok.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (25/7), peristiwa ini terjadi di Kota Kermanshah. Selain itu lima lelaki muslim juga dicambuk sebanyak 70 kali sebab ketahuan tidak puasa, demikian seperti dilansir Wali Kota Ali Ashraf Karami.

Juru bicara Lembaga Nasional Menentang Kebijakan Iran yang berkoalisi dengan oposisi mengatakan perlakuan itu biadab dan mereka meminta bantuan negara Barat untuk menindak.

"Barat dan komunitas lain hanya diam jika ada perlakuan brutal dan kekerasan sistematis pada hak asasi di Iran," ujar mereka. Tak hanya itu Iran juga memenjarakan para penganut Kristen dan Evangelista.

Sebanyak 49 orang Nasrani telah dipenjara oleh pemerintah Iran sejak awal tahun ini. Pada 2008 banyak warga Kristiani meninggalkan Negeri Mullah saat melihat Hussein Soodmand dihukum gantung sebab pindah agama. [din]

Topik berita Terkait:
  1. Iran
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini