Intelijen Ukraina: Putin Selamat dari Upaya Pembunuhan

Selasa, 24 Mei 2022 14:15 Reporter : Pandasurya Wijaya
Intelijen Ukraina: Putin Selamat dari Upaya Pembunuhan vladimir putin. ©Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

Merdeka.com - Seorang pejabat tinggi intelijen Ukraina mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin selamat dari upaya percobaan pembunuhan tidak lama setelah Rusia melancarkan operasi militer ke Ukraina 24 Februari lalu.

Kyrylo Budanov menuturkan kepada koran Ukraina Ukrainska Pravda, "Ada upaya percobaan pembunuhan terhadap Putin pada Maret lalu."

"Ada upaya untuk membunuh Putin. Dia bahkan sudah diserang, kata laporan itu, oleh perwakilan dari Kaukasus, belum lama kejadiannya. Ini bukan informasi untuk publik. Ini upaya yang gagal tapi benar terjadi. Sekitar dua bulan lalu," kata Budanov menurut terjemahan Pravda dalam koran yang berbahasa Inggris, seperti dilansir laman South China Morning Post, Selasa (23/5).

"Saya ulangi, upaya ini gagal, Tidak ada publikasi soal kejadian ini, tapi ini betul terjadi."

Pravda mengatakan komentar si pejabat intelijen itu adalah bagian dari wawancara yang lebih panjang dan akan diterbitkan segera. Namun pernyataan itu tidak mungkin untuk diverifikasi.

Dengan menyebut upaya pembunuhan itu oleh "perwakilan Kaukasus" Budanov tampaknya ingin mengatakan bukan Ukraina di balik upaya pembunuhan itu.

Kaukasus adalah wilayah geografis yang meliputi sejumlah kawasan Rusia, termasuk Ossetia-Alania Utara dan Chechnya serta Georgia dan Azerbaijan yang dulunya adalah bagian dari Uni Soviet.

Anton Geraschenko, pejabat senior di pemerintahan Ukraina bahkan membagikan komentar itu di profil Telegramnya.

Budanov juga sebelumnya mengklaim kondisi kesehatan Putin sedang menurun dan kudeta terhadap Kremlin akan terjadi dan "mustahil dicegah". Dalam wawancara dengan Sky News dia bahkan mengatakan Putin akan diganti pada akhir tahun ini. [pan]

Baca juga:
Starbucks Resmi Keluar dari Rusia Setelah Hampir 15 Tahun Beroperasi
Rusia Pakai Senjata Laser Generasi Terbaru di Ukraina
Tentara Rusia Akui Bunuh Warga Sipil di Ukraina dalam Sidang Kejahatan Perang
Moskow: AS Rekrut Militan ISIS untuk Berperang di Ukraina
Ratusan Pejuang Ukraina Menyerah usai Dikepung Rusia di Pabrik Baja Azovstal
McDonald Putuskan Berhenti Beroperasi di Rusia Selamanya Setelah 30 Tahun

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini