Ini Sosok Jenderal Abdul Aziz al-Faghm, Pengawal Raja Salman yang Tewas Ditembak

Senin, 30 September 2019 13:57 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Ini Sosok Jenderal Abdul Aziz al-Faghm, Pengawal Raja Salman yang Tewas Ditembak Pengawal Raja Arab Saudi abdul aziz al faghm. ©thomaswictor.com

Merdeka.com - Pengawal pribadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, Jenderal Abdul Aziz al-Faghm, meninggal dunia karena ditembak oleh temannya sendiri, Minggu (29/9) dini hari waktu setempat. Sudah 10 tahun Al-Faghm menjadi pengawal kepercayaan Raja Salman.

Dia kerap mendampingi sang raja di manapun berada, termasuk saat kunjungan ke Indonesia.

Jenderal Abdul Aziz al-Faghm memang dikenal dengan loyalitasnya pada keluarga kerajaan. Wajar saja, karena Al Faghm punya banyak kelebihan yang berbeda dengan pengawal lainnya.

Berikut sosok Jenderal Abdul Aziz al-Faghm, pengawal pribadi kepercayaan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud:

1 dari 3 halaman

Lulusan Akademi Militer Tahun 1991

Sebelum menjadi pengawal setia Raja Salman,Jenderal Abdul Aziz al-Faghm sempat mengawali karirnya di Abdulaziz mendaftar di King Khaled Military College pada tahun 1989, dan lulus pada tahun 1991. Dia diangkat ke Brigade Khusus sebelum dipindahkan ke Royal Guard.

Al-Faghm juga bertugas sebagai pengawal penghubung untuk prosesi resmi Raja Abdullah. Setelah Raja Abdullah meninggal dunia pada 2015, Jenderal Al-Fagham mengambil kursus khusus untuk memenuhi syarat sebagai pengawal keluarga kerajaan. Kemudian ia ditunjuk sebagai pengawal Raja Salman.

2 dari 3 halaman

Berdedikasi Tinggi pada Sang Raja

Sosok Jenderal Abdul Aziz al-Faghm dikenal berdedikasi tinggi pada sang Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud. Perannya tersebut mendapat rasa hormat dan kekaguman dari banyak warga Arab Saudi.

Al Faghm sering tampak bertindak spontan ketika raja membutuhkan bantuan. Seperti saat Raja Salman menerima tamu di KTT Arab-Amerika Arab di Riyadh pada tahun 2017. Saat itu Al Faghm sedang mendampingi Raja Salman. Tiba-tiba dia membungkuk untuk merapikan sepatu Raja Salman.

Tak hanya di momen itu saja, saat sang raja berkunjung ke Moskow, Rusia, tiba-tiba eskalator khusus dari pesawat kerajaan berhenti, dan Al-Fagham segera bergegas membantunya.

Pengamat mencatat bahwa tindakan cepatnya menunjukkan kewaspadaannya, selalu waspada ketika sang Raja membutuhkan bantuan.

"Dia menghabiskan masa kerjanya menjadi pengawal dengan ketulusan, kejujuran, dan dedikasi," kata Menteri Negara Luar Negeri Adel Al-Jubeir.

3 dari 3 halaman

Punya Skill yang Mumpuni

Jenderal Al-Faghm punya banyak skill yang mumpuni. Sejumlah badge telah dikoleksi, termasuk pasukan khusus dan pasukan rahasia anti-terorisme Saudi.

Lelaki berkepala plontos ini pun pernah menjalani pelatihan terjun payung di sederet pasukan elite Amerika Serikat. Ia pun bisa menerbangkan pesawat dan helikopter, piawai menyelam, juga mampu menjinakkan bom. [dan]

Baca juga:
Terlibat Pertengkaran, Pengawal Raja Salman Ditembak Mati Temannya
Putri Raja Salman Divonis 10 Bulan Penjara Atas Kasus Kekerasan
Pertama Kalinya, Putra Raja Salman Jadi Menteri Energi Arab Saudi
Cerita Pengasuh Ponpes di Karanganyar Diundang Khusus Raja Salman Naik Haji
Hassa binti Salman, Putri Sang Raja Arab Saudi yang Tersangkut Hukum
Raja Salman Undang 1000 Keluarga Syahid Palestina Naik Haji

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini