Ini isi pembicaraan Trump dan Kim Jong-un saat pertama kali bertemu

Selasa, 12 Juni 2018 12:09 Reporter : Pandasurya Wijaya
Kim Jong-un bertemu Trump. ©2018 AFP PHOTO/SAUL LOEB

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un hari ini menggelar pertemuan bersejarah di Hotel Capella, Singapura.

Peristiwa ini menjadi catatan pertama kalinya seorang presiden AS menjabat tangan pemimpin Korea Utara sejak usainya Perang Korea 1950-1953 silam.

"Ini suatu keistimewaan bagi saya. Kami akan punya hubungan yang baik, saya yakin itu," kata Trump yang berbicara lebih dulu usai memberi kesempatan wartawan mengambil foto.

Kim membalas ucapan itu dalam bahasa Korea, "Tidak mudah untuk sampai di sini.
Perbuatan masa lalu dan salah sangka menjadi hambatan bagi kami untuk melangkah maju, tapi kami berhasil mengatasi itu semua dan berada di sini hari ini."

"Itu benar," jawab Trump.

Kedua pemimpin negara itu kemudian bertatap muka hanya ditemani masing-masing penerjemah. Setelah hampir satu jam, para jurnalis dipersilakan mengambil foto dan pertemuan dilanjutkan dengan format diskusi. Kepala Gedung Putih John Kelly, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Penasihat Keamanan John Bolton duduk di samping Trump.

"Kami akan menyelesaikan masalah besar, dilema besar," kata Trump. Menurut dia pertemuan dengan Kim ini 'sangat, sangat baik'.

Dilansir dari laman CNN, Selasa (12/6), dalam pertemuan bilateral usai saling menjabat tangan, Kim mengatakan pertemuan dengan Trump ini bisa menjadi awal yang baik untuk perdamaian.

Trump menyatakan sepakat atas ucapan Kim itu.

"Seperti saya katakan sebelumnya, sampai hari ini, kami belum pernah berkesempatan untuk bertemu," lanjut Kim.

"Tentu akan ada banyak rintangan nantinya tapi seperti yang terjadi hari ini, ini menjadi awalan yang baik, saya bertekad memulai proses ini bersama," jelas Kim. [pan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini