Indonesia tidak akan ubah sikap soal sengketa Laut China Selatan

Kamis, 9 Juni 2016 20:48 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Indonesia tidak akan ubah sikap soal sengketa Laut China Selatan Tentara China jaga pulau buatan di Laut China Selatan. ©REUTERS/Stringer

Merdeka.com - Pertemuan khusus para menteri luar negeri negara ASEAN dan China pada 13-14 Juni mendatang akan membahas mengenai Laut China Selatan.

"Pasti Laut China Selatan akan dibahas, namun untuk pembahasannya seperti apa kita belum tahu, tapi yang pasti akan dibahas," ujar Direktur Mitrawicara Intra Kawasan ASEAN, Derry Aman kepada para wartawan di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta Pusat, Kamis (9/6).

Selain itu, kata dia, Indonesia akan menyampaikan terkait code of conduct (COC) agar diselesaikan sesegera mungkin sehingga implementasi Declaration of Conduct (DOC) bisa dicapai. Bagi dia, prinsip Indonesia terhadap Laut China Selatan tidak akan berubah untuk jangka waktu lama.

"Prinsip dasar Indonesia itu tidak bisa diubah hingga lima sampai sepuluh tahun ke depan. Indonesia akan coba tekankan ke semua pihak agar menahan diri untuk tak melakukan provokasi atau hal apapun yang bisa memperburuk situasi di lapangan," katanya.

Derry menuturkan penyelesaian sengketa Laut China Selatan harus diselesaikan secara damai melalui penghormatan proses hukum dan diplomatik. Dia juga menambahkan terkait kabar akan ada pernyataan bersama negara-negara ASEAN terkait arbitrase Filipina tentang Laut China Selatan.

"Tidak akan ada penyampaian terkait arbitrase Filipina di pertemuan khusus nanti dari pihak ASEAN. Itu bukan hal yang mudah karena setiap anggota ASEAN pasti punya pandangan sendiri-sendiri," lanjutnya.

Indonesia pun, imbuhnya, beranggapan bahwa ASEAN perlu mengeluarkan pendapat terkait arbitrase, namun ditegaskan kembali penyampaian tersebut tak akan disampaikan langsung kepada China di pertemuan khusus di Kunming.

Derry kembali menegaskan bahwa pertemuan khusus ini bertujuan untuk menyamakan pandangan dan melakukan pembahasan khusus dengan pihak China untuk menyambut 25 tahun peringatan kerja sama dan kemitraan ASEAN dengan Tiongkok. [pan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini