Indonesia harap tetap ada informasi meski pencarian MH370 dihentikan

Rabu, 18 Januari 2017 15:58 Reporter : Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Indonesia harap tetap ada informasi meski pencarian MH370 dihentikan Malaysia Airlines. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pencarian pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 resmi dihentikan. Keputusan ini diterbitkan pemerintah Australia dengan persetujuan dua negara lain yang terlibat proses pencarian, China dan Malaysia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengaku sudah tahu informasi penghentian pencarian pesawat yang hilang sejak Maret 2014 itu. Tata, begitu pria ini akrab disapa menegaskan kembali simpati terdalam Indonesia kepada keluarga yang kehilangan anggotanya akibat insiden ini.

"Kami mencatat pengumuman resmi penangguhan pencarian MH370. Kami menegaskan kembali simpati terdalam dan duka cita kepada keluarga yang kehilangan anggotanya akibat hilangnya MH370," ujar Tata saat ditemui di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (18/1).

Meski sudah ditangguhkan pencariannya, namun Tata berharap tetap ada informasi mengenai pesawat yang hilang tersebut.

"Kami berharap, meski proses pencarian sudah ditangguhkan saat ini, masih akan ada informasi baru yang bisa ditindaklanjuti pemerintah dari tim pencari dari tiga negara, Malaysia, Australia dan China yang bisa diketahui dan digunakan untuk koordinasi lebih lanjut," tutur Tata.

Kemarin, tepatnya 17 Januari 2017, pemerintah Australia menerbitkan pemberitahuan resmi penghentian pencarian pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370. Pemberitahuan ini sudah disampaikan kepada seluruh keluarga korban.

Setelah proses pencarian dihentikan, Australia menarik kapal yang bisa mendeteksi benda-benda di bawah laut. Sebelum dinyatakan berakhir, kapal tersebut berlayar sejauh 120 ribu kilometer persegi di selatan Samudra Hindia tanpa hasil. Pencarian dilakukan selama duaa tahun.

"Hari ini kapal pencari telah meninggalkan lokasi pencarian bawah laut. Pesawat Malaysia Airlines MH370 tidak bisa ditemukan dalam 120 ribu kilometer persegi di area pencarian bawah laut di selatan Samudera Hindia," demikian keterangan resmi dari Kementerian Transportasi Australia.

"Keputusan untuk menghentikan pencarian di bawah laut tidak diambil dengan mudah atau rasa sedih."

Penerbangan MH370 hilang pada 8 Maret 2014, menghilang dari radar tidak lama setelah lepas landas dari Kuala Lumpur dalam perjalanan ke Beijing. Pesawat itu diyakini jauh di Samudera Hindia, bersama 239 kru dan penumpang di dalamnya.

Sementara itu, di antara 239 penumpang, ada tujuh warga negara Indonesia yang ikut jadi korban. WNI terdaftar sebagai penumpang pesawat tersebut adalah Firman Siregar (25), Lo Sugianto (47), Indra Suria Tanurisam (57), Chynthya Tio Vinny (47) dan Willy Surijanto Wang (53) serta dua orang terdaftar dengan nama Ferry Indra Suadaya, masing-masing berusia 42 dan 35 tahun. [tyo]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini