Indonesia ajak ASEAN serius melawan pencurian ikan di AMM Laos

Kamis, 21 Juli 2016 14:00 Reporter : Muhammad Radityo
Indonesia ajak ASEAN serius melawan pencurian ikan di AMM Laos Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN di Kuala Lumpur 2015. ©2016 Merdeka.com/asean.org

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Indoensia Retno L.P Marsudi segera bertolak ke Ibu Kota Vientiane, Laos, menghadiri pertemuan Menlu Tingkat ASEAN (AMM) pada 23-26 Juli mendatang. Dalam pertemuan ini, Menlu akan mengajak koleganya membicarakan perlawanan terhadap aktivitas pencurian ikan di kawasan.

Derry Aman, Direktur Mitra Wicara dan Antar Kawasan Kemenlu, menjelaskan pertemuan tahun ini bersifat signifikan dan reguler. Kelasnya paling besar dan panjang dibanding agenda ASEAN lainnya selama satu tahun.

"Dalam AMM tidak hanya tingkat Menlu tetapi jua ada dialog partner. Ada 18 pertemuan selama tiga hari," ujarny di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (21/7).

AMM secara garis besar terbagi atas beberapa pertemuan paralel. Merujuk jadwal, akan digelar forum Asean plus three (APT), East Asean Summit (EAS) asean regional forum (ARF)

Pada ARF itulah, delegasi Indonesia siap mengedepankan suatu prakarsa terkait pencurian ikan yang nantinya diadopsi menjadi ARF Statement. Prakarsa tersebut diharapkan bisa disahkan pada agenda AMM.

"Prakarsanya yaitu statement Cooperation to Prevent Deter and Eliminate Ilegal Unreported and Unregulated Fishing. Walau ini masih dalam proses, Indonsia sebagai pemrakarsa berharap bisa disahkan untuk menjadi satu mekaniseme mencegah ilegal fishing," kata Derry.

[ard]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini