Ilmuwan Ungkap Ada Hal Lain Penyebab Dinosaurus Mulai Punah Sebelum Dihantam Asteroid

Kamis, 8 Desember 2022 16:16 Reporter : Hari Ariyanti
Ilmuwan Ungkap Ada Hal Lain Penyebab Dinosaurus Mulai Punah Sebelum Dihantam Asteroid Dinosaurus Chilesaurus diegosuarezi. © Gabriel Lio

Merdeka.com - Para ilmuwan telah lama memperdebatkan mengapa dinosaurus non-burung, termasuk Tyrannosaurus rex dan Triceratops, punah – sedangkan mamalia dan spesies lain seperti kura-kura dan buaya bertahan hidup.

Studi yang dipimpin tim ahli paleontologi dan ekologi internasional ini menganalisis 1.600 catatan fosil dari Amerika Utara. Para peneliti memodelkan rantai makanan dan habitat ekologi hewan darat dan air tawar selama beberapa juta tahun terakhir periode Kapur, dan beberapa juta tahun pertama periode Paleogen, setelah asteroid menghantam bumi.

Ahli paleontologi telah lama mengetahui bahwa banyak mamalia kecil hidup berdampingan dengan dinosaurus. Tetapi penelitian ini mengungkapkan, mamalia ini mendiversifikasi makanan mereka, beradaptasi dengan lingkungan dan menjadi komponen ekosistem yang lebih penting saat periode Kapur berkembang. Sementara itu, dinosaurus hanya hidup di ceruk stabil tempat mereka beradaptasi dengan sangat baik.

Para ahli mengatakan, mamalia tidak hanya memanfaatkan kematian dinosaurus tapi menciptakan keunggulan mereka sendiri melalui diversifikasi – dengan menempati ceruk ekologis baru, mengembangkan pola makan dan perilaku yang lebih bervariasi dan bertahan dalam perubahan kecil iklim yaitu dengan cepat beradaptasi.

Perilaku ini mungkin membantu mereka bertahan hidup, karena mereka lebih mampu daripada dinosaurus untuk mengatasi kehancuran radikal dan tiba-tiba yang disebabkan oleh asteroid. Demikian dikutip dari laman Science Blog, Kamis (8/12).

"Studi kami memberikan gambaran menarik tentang struktur ekologi, jaring makanan, dan ceruk dari ekosistem terakhir yang didominasi dinosaurus pada periode Kapur dan ekosistem yang didominasi mamalia pertama setelah asteroid menghantam. Ini membantu kita untuk memahami salah satu misteri kuno paleontologi: mengapa semua dinosaurus non-burung mati, tetapi burung dan mamalia bertahan hidup," jelas Penulis pertama penelitian, Jorge García-Girón dari Unit Riset Geografi, Universitas Oulu, Finlandia dan Departemen Keanekaragaman Hayati dan Pengelolaan Lingkungan, Universitas León, Spanyol.

"Tampaknya ekologi yang stabil dari dinosaurus terakhir benar-benar menghambat kelangsungan hidup mereka setelah dampak asteroid, yang tiba-tiba mengubah aturan ekologis saat itu. Sebaliknya, beberapa burung, mamalia, buaya, dan kura-kura sebelumnya telah beradaptasi dengan lebih baik terhadap perubahan lingkungan yang tidak stabil dan cepat, yang mungkin membuat mereka lebih mampu bertahan hidup ketika keadaan tiba-tiba menjadi buruk saat asteroid menghantam," jelas peneliti lainnya, Alfio Alessandro Chiarenza dari Departemen Ekologi dan Biologi Hewan, Universitas Vigo, Spanyol.

Penulis senior, Profesor Steve Brusatte, Personal Chair of Palaeontology and Evolution, Fakultas Ilmu Bumi Universitas Edinburgh, mengatakan dinosaurus menjadi kuat dengan ekosistem yang stabil sampai asteroid tiba-tiba membunuh mereka.

"Sementara itu, mamalia mendiversifikasi makanan, ekologi, dan perilaku mereka saat dinosaurus masih hidup. Jadi bukan hanya mamalia mengambil keuntungan dari kematian dinosaurus, tetapi mereka membuat keuntungan mereka sendiri, yang secara ekologis mengadaptasi mereka untuk bertahan hidup dari kepunahan dan pindah ke ceruk yang ditinggalkan oleh dinosaurus yang mati," paparnya.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Science Advances. [pan]

Baca juga:
Ilmuwan Temukan Spesies Baru Dinosaurus Terbesar di Australia
Jasad Seorang Pria di Spanyol Ditemukan dalam Patung Dinosaurus
Temuan DNA Tertua di Dunia Ungkap Kehidupan di Kutub Utara 2 Juta Tahun Lalu
Pemburu Fosil Amatir Kaget Bisa Temukan Kerangka Hewan Purba Berusia 100 Juta Tahun
Kalung Emas Paling Mewah Berusia 1.300 Tahun Jadi Temuan Paling Penting di Inggris
Benda Misterius Mirip Jejak Sepanjang 24 Meter Ditemukan di Pantai Florida AS

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini