Ilmuwan Italia: Keganasan Virus Corona Memudar dan Bisa Mati Sendiri Tanpa Vaksin

Senin, 22 Juni 2020 13:23 Reporter : Hari Ariyanti
Ilmuwan Italia: Keganasan Virus Corona Memudar dan Bisa Mati Sendiri Tanpa Vaksin Corona. Unsplash ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang spesialis penyakit menular asal Italia mengatakan, tingkat keganasan virus corona yang semula diistilahkan seperti macan kini turun menjadi kucing liar dan virus ini bisa mati dengan sendirinya walaupun tanpa vaksin.

Kepala Klinik Penyakit Menular Rumah Sakit Policlinico San Martino, Italia, Profesor Matteo Bassetti, menyampaikan kepada The Telegraph virus corona kehilangan kekuatannya atau keganasannya bulan lalu dan pasien yang sebelumnya sempat sekarat kini telah sembuh.

Turunnya kasus virus corona bisa berarti vaksin tak lagi diperlukan karena virus mungkin tak pernah kembali lagi. Demikian dilansir dari The Telegraph, Senin (22/6).

Komentar Bassetti muncul setelah Menteri Kesehatan mengumumkan pada Kamis, kesepakatan telah dicapai antara perusahaan farmasi AstraZeneca dan Universitas Oxford untuk mulai memproduksi vaksin potensial untuk mengobati pasien Covid-19.

"Kesan klinis yang saya temui, tingkat keganasan virus ini berubah," kata Bassetti.

1 dari 2 halaman

Dari harimau jadi seperti kucing liar

jadi seperti kucing liar

Pada Maret dan awal April, Bassetti mengatakan, pasien dibawa ke unit gawat darurat karena mengalami penyakit yang cukup parah di mana mereka membutuhkan oksigen dan ventilator (alat bantu pernapasan), dan beberapa pasien mengalami pneumonia.

"Sekarang, dalam empat pekan terakhir, gambarannya benar-benar berubah dalam hal pola. Mungkin ada kandungan virus yang lebih rendah di saluran pernapasan, mungkin karena mutasi genetik pada virus yang belum ditunjukkan secara ilmiah. Juga kami sekarang lebih sadar akan penyakit ini dan mampu mengatasinya," jelasnya.

"Itu seperti harimau yang agresif pada Maret dan April tetapi sekarang seperti kucing liar. Bahkan pasien lanjut usia, berusia 80 atau 90 tahun, sekarang duduk di tempat tidur dan mereka bernapas tanpa bantuan. Pasien yang sama akan mati dalam dua atau tiga hari sebelumnya."

Menurutnya, virus telah bermutasi karena sistem kekebalan tubuh manusia bereaksi terhadap virus dan kandungan virus (viral load) yang lebih rendah karena penerapan lockdown, memakai masker, dan penerapan jarak sosial.

"Ya, mungkin itu bisa hilang sama sekali tanpa vaksin. Kami memiliki lebih sedikit dan lebih sedikit orang yang terinfeksi dan akhirnya virus mati.".

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, seorang onkologist dan Kepala Pegawai Kedokteran Rutherford Health, Profesor Karol Sikora, mengatakan kemungkinan warga Inggris memiliki lebih banyak kekebalan daripada yang diperkirakan sebelumnya dan Covid-19 dapat "mereda dengan sendirinya".

Namun, Dr Bharat Pankhania, seorang dosen klinis senior di Fakultas Kedokteran Universitas Exeter dan mantan konsultan Kesehatan Masyarakat Inggris, mengatakan pendapat Covid-19 akan mati adalah optimisme jangka pendek.

"Saya tidak memperkirakan virus mati secepat itu," katanya kepada The Telegraph.

"Itu akan terjadi jika tidak ada orang yang menginfeksi. Jika kita memiliki vaksin yang berhasil maka kita akan dapat melakukan apa yang kita lakukan dengan cacar. Tetapi karena sangat menular dan menyebar, virus itu tidak akan hilang untuk waktu yang sangat lama," jelasnya. [pan]

Baca juga:
Tak Ada Keajaiban di Amerika, Covid-19 Masih Merajalela
WHO Prioritaskan Tiga Kelompok Pertama untuk Diberi Vaksin Covid-19
Jepang Cabut Pembatasan Perjalanan untuk Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi
Saat Negara Kaya Berlomba Memesan Vaksin Corona, Bagaimana Nasib Negara Miskin?
Penelitian Baru: Manusia Kemungkinan Tak Bisa Miliki Imunitas Lawan Covid-19
Peneliti Israel Ciptakan Masker yang Bisa Bunuh Virus Lewat Panas dari Charger Ponsel
Norwegia Sebut Ikan Salmon Ekspornya Bukan Sumber Virus Corona di Pasar Beijing
Pesta Pernikahan Picu Lonjakan Kasus Covid-19, Iran Pertimbangkan Lockdown Lagi
Fakta Seputar Deksametason, Obat Steroid Diklaim Bisa Selamatkan Pasien Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini