KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Ikhwanul Muslimin tolak masuk kabinet

Rabu, 10 Juli 2013 20:12 Reporter : Pandasurya Wijaya
Demo Mesir. ©AFP Photo

Merdeka.com - Ikhwanul Muslimin hari ini menolak tawaran bergabung dalam susunan kabinet pemerintahan sementara sepekan setelah Presiden Mesir Muhammad Mursi dikudeta militer.

"Kami tidak berurusan dengan semua penggulingan kekuasaan ini. Kami menolak semua hal yang berasal dari kudeta," kata Tareq al-Morsi, juru bicara IM, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (10/7).

Perdana Menteri sementara yang baru Hazem el-Beblawi hari ini memulai penyusunan kabinet dengan mengajak Ikhwanul Muslimin untuk menduduki sejumlah pos menteri.

Juru bicara Kepresidenan Mesir Ahmed al-Muslimani mengatakan baik Ikhwanul Muslimin dan Partai Nur, yang berbasis Islam, akan ditawarkan posisi di dalam kabinet pemerintahan transisi, beberapa jam setelah penunjukan perdana menteri baru.

Dia juga mengatakan pemimpin oposisi Liberal dan peraih Nobel Perdamaian Mohamed ElBaradei telah ditunjuk sebagai wakil presiden untuk hubungan luar negeri.

Penunjukan ini juga diikuti oleh pengumuman posisi di kementerian dalam pemerintahan baru juga akan ditawarkan kepada anggota Partai Kebebasan dan Keadilan, yang merupakan sayap politik Ikhwanul Muslimin. [fas]

Topik berita Terkait:
  1. Mesir
  2. Konflik Mesir

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.